lagi-lagi, hatiku berteriak melihat orang (yang merasa) kaya, menyesaki pagi di jakarta dengan kendaraan roda empatnya seorang diri. iri? jelas bukan!

Iklan

rasa takut

tulisan ini cuma untuk memancing ke-wajib-an menulis yang harus diselesaikan sebelum jam 5 waktu utan kayu, yang sejak pagi tadi, semakin diusahakan untuk menulis, jari-jari ini semakin tidak mau diajak kerja samaΒ  dengan key board..

pancingan pertama, rasa takut:
pernahkah kalian merasakan ketakutan yang luar biasa? takut terhadap apa saja, terutama terhadap dosa dan kesalahan yang baru saja kalian perbuat. kalau pernah merasakan, tolong beritahu, bagaimana menghilangkan rasa takut itu?..
ceritanya, entah kenapa, sejak semalam, hanya rasa takut, takut, dan takut saja yang ada dalam benak ini. tepatnya sih sejak meminjam barang seseorang tanpa sepengetahuannya (apa itu bisa disebut meminjam?).
mungkin itu sebabnya, rasa takut selalu menghantui. pertama karena pinjam barang seseorang tanpa sepengetahuan sang pemilik, ke-dua karena barang tersebut tidak membawa manfaat bagi peminjamnya. kau tahu dampaknya? hmm, sulit untuk mendeskripsikannya, karena ketakutan ini benar-benar kompleks. menghantui setiap sisi kehidupan (lebay, tapi beneran).
tapi yang jelas seperti ini, di saat memejamkan mata, kau merasa takut karena dihantui rasa bersalah. kemudian, saat otak mu sekejap saja tidak memikirkan sesuatu, rasa bersalah dan ketakutan itu menghantui lagi. lengkapnya, di mana pun dan kapan pun, rasa bersalah dan takut saja yang ada di sekelilingmu. dan itu akan membuat dirimu tidak produktif!

pancingan ke-dua: sudah panas?
setidaknya sedikit kata itu sudah mulai menstimulus jari-jari ini untuk terus menorehkan kataΒ  selanjutnya (yang wajib) di layar kompi. sudah panas, ayo mulai menulis yang wajib!!