Antara Akumulasi Kebajikan dan Peradaban

Emang ada kaitannya? Emang! 😛
Kalau kita flash back ke revolusi Mesir kemarin, Yusuf Qardhawy dan Husni Mubarak sebenarnya memiliki persamaan dan perbedaan yang saling berkaitan. Persamaannya, keduanya sama-sama menjadi petani dalam kurun waktu yang lama.

Petani? Emang mereka menanam apa coba? Nah, pertanyaan itulah yang menjadikan keduanya juga berbeda. Yang satu menanam tirani, yang satu lagi menanam kebajikan. Pasti tau, donk, siapa penanam tirani, siapa penanam kebajikan?

Yep, ulama terkenal Mesir yang sejak puluhan tahun lalu diusir oleh si Tiran Mubarak, begitu lama menanam kebajikan di hati para pemuda Mesir. Hingga akhirnya, kesabarannya berbuah: berbondong-bondong rakyat Mesir turun ke jalan untuk mendengarkan khutbah Jumat-nya di Maydan Tahrir! Di sisi lain, bertahun-tahun lamanya Mubarak menanam tirani yang akhirnya berbuah pahit: berbondong-bondong rakyat Mesir turun ke jalan untuk menurunkannya dari kursi presiden!

Dan begitulah, sejarah ialah akumulasi yang meledak. Akumulasi kebajikan Qardhawi melahirkan peradaban, sedangkan akumulasi tirani Mubarak melahirkan revolusi.

Nah, pertanyaannya adalah, sudah sejauh mana kesabaran dan keistiqomahan kita dalam mengakumulasi kebajikan demi melahirkan sebuah peradaban? Apakah kita masih sabar dan istiqomah walau pun sendiri, atau menjadi orang yang diblack list oleh sejarah karena ketidaksabaran dan ketidakistiqomahan kita dalam mengakumulasi kebajikan?

SEMANGAT mengakumulasi kebajikan! Insya Allah hasilnya (peradaban) akan berbuah, pun setelah kematian menghentikan kita dalam berbuat kebajikan.

*mengikat makna tulisannya Ust. Anis Matta di rubrik Tumuhat Tarbawi edisi 247 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s