Mas Maher, Mas Irfan, Mas Fadly Pady, Mbak Nj (Part 2)

Konferensi Pers

Nggak berapa lama setelah wawancara eksklusif, di tempat terpisah segera diadakan konpers buat semua media termasuk yang bukan media partner. Di sesi ini, selaku fotografer dadakan, gue sengaja misah dengan teman kantor yang lain demi mencari view ter-okeh, yakni di samping kiri panggung. Tempat yang lumayan bagus (walaupun kurang pewe karena harus sikut-sikutan dengan fotografer lain) karena sangat dekat dengan posisi duduk Mas MZ, Mas IM, dan Mas Fadly Padi.

Di tempat gue berdiri, berbagai kejadian aneh dan lucu berlangsung silih berganti.

Kejaidan anehnya (gue tekankan banget untuk nggak iri, yeeesss :p), sebelum ini kan gue udah pernah ketemu dengan Mas MZ dan Mas Fadly Padi juga ya… Nah, sepertinya bukannya gue ke-geer-an, tapi dua orang penyanyi itu kayak udah familiar dan ngeh dengan tampag gue deh. Soalnya, ketika di panggung itu sempat terjadi kontak mata gitu deh antara gue dan mereka berdua. Gimana sih kontakmata kalau lo pernah ngeliat seseorang nggak tau di mana dan bertemu lagi saat itu. Ngerti kan maksud gue?

Iya, gue ngerti. Gue juga pernah ngalamin hal serupa kok… Okd, lanjutin lagi ceritanya dooonk, Nje!

Nah, sip lah kalau sudah pada ngerti, jadi gue nggak perlu ngejelasin panjang kali lebar kali tinggi jadi volume. Gue lanjut aja dah…Setelah kejadian kontak mata itu, kejadian lucupun satu persatu bermunculan menghiasi konpers yang sumber kelucuan itu tak lain dan tak bukan berasal dari teman-teman wartawan. Ada tiga kelucuan yang paling gue inget:
1.    Waktu Mas Maher mendapat penghargaan 10 platinum dari SMI, doi kan diminta berpose dengan penghargaannya itu. Semua wartawan pun saling berebut mendapat perhatian Mas MZ agar doi nengok ke kamera mereka. Nah, yang paling unik itu fotografer di belakang gue. Masa tuh orang bilang gini: “Maher… over here! Gue temen SD lo nih… Over here, over here! Inget nggak? Over heeeere!”. Xixixi, sumpe de tuh orang, konyol banget!
2.    Pas sesi tanya jawab lebih lucu. Ada salah satu wartawan yang bertanya, walaupun bahasa Inggrisnya belepotan, bagusnya itu orang puede sangat buat nanya. Dia bilang… “My name is Zein, our name is same. And I am your favourite,” Huwahaha, ngerti nggak? Intinya itu orang mau bilang kalau Mas MZ itu penyanyi favoritnya gituh. Cuma sayangnya kebalik!
Udah gitu… emang si Mas MZ sense of humour-nya tinggi juga, doi pun mengawali jawabannya begini: “Thanx, my brother from another mother, bla bla bla…,” sontak semua hadirin yang dateng tertawa bersama mendengar kalimat itu.
3.    Nah, yang ini sumber kelucuannya dari MC yang emang blak-blakan dalam bicaranya. Masih di sesi foto-foto. Salah satu wartawan di deretan tengah depan panggung ada yang berkata gini buat menarik perhatian Mas MZ: “Maher, center, center, center…,” Bisa nebak gimana timpalan si MC? Begini: “Center center… lo kira sekarang mati lampu? Pake minta center segala!” Hhee, lucu nggak? Menurut gue sih lucu :p.


Wawancara Eksklusif Mas Irfan Makki

Kalau di sesi ini sepertinya biasa-biasa aja deh. Dengan tugas yang masih sama, mengambil gambar dan video terbaik proses wawancara teman gue dengan Mas IM. Cuma bedanya dan yang membuat ini special, adalah prosesnya yang benar-benar eksklusif. Kalau yang sama Mas MZ diskusinya dengan beberapa media, diskusi dengan Mas Makki ini benar-benar eksklusif antara media gue dengan doi. Udah gitu, di akhir sesi ini doi ngasih kita tiga keping CD lagu terbarunya plus tanda tangan plus lagi doi bersedia nyanyi lagu I Believe yang dinyayiin bareng Mas MZ. Mana suaranya jernih banget kayak suaranya king of pop: NJ, eh, MJ… Wuiiiiih, keren deh pokoknya!

Last but not least, sekali lagi gue wanti-wanti… plis jangan iri ya dengan pengalaman hidup gue. Mimpi apa ya Mamak gue… anak Tangerang pinggiran aja bisa ketemu penyanyi kelas dunia macam Mas MZ dan IM plus Fadly Padi pula!

Tapi terlepas dari restu juga doa yang amat sangat kuat dari Mamak dan Babeh terhadap pekerjaan gue, yang memungkinkan semua ini terwujud adalah mimpi gue selama beberapa tahun belakangan terutama ketika gue kuliah dulu. Yep, MESTAKUNG aka. semesta mendukung, gituh! Gue percaya banget dengan kekuatan mimpi.

Iya, gue juga sepakat, Nje! Kalau kata Nidji: mimpi adalah kunci untuk kita mnaklukkan dunia! Kalau kata Justin Bieber: never say never! Ihiiiy!

Yoy-yoy… keadaan kita yang sekarang adalah mimpi kita yang kemarin-kemarin. So, mari terus bermimpi! 😀

Mareeeee! ^___^b

Iklan

8 comments

  1. Ely Widyawati · Oktober 6, 2011

    nyoookkk..
    asal cepetan bangun trus ngewujudinnya bukannya molor mulu aja :))

  2. Mudhalifana "pia" Haruddin · Oktober 6, 2011

    ga iri ahhh..cuman jelezzz*7thiconsmodeon

  3. li4h Lia · Oktober 6, 2011

    Aku iri *singkat padat* :p

  4. nurjanah hayati · Oktober 7, 2011

    betoooool…
    abis bangun juga jangan tidur lagi,, ntar kek mbah surip 😛

  5. nurjanah hayati · Oktober 7, 2011

    ih, mbak pia..
    ga ga ga kuat 😛

  6. nurjanah hayati · Oktober 7, 2011

    jangan iri *cukup padat* 😛

  7. 1st nas · Oktober 14, 2011

    fun… kayak orangna..:)

  8. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    terima kasih 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s