Qais Nggak Majnun-majnun Amat

MP-man MP-wati…
Pernah denger kisah berjudul Layla Majnun? Itu lho… Seorang laki-laki bernama Qais dari keturunan bangsawan, tampan, digilai oleh para wanita, tapi malah tergila-gila dengan seorang gadis kampung yang jauh dari paras cantik, dan nggak bebanda pula alias kismin.

Sejak bertemu dan kenal dengan Layla, sosok Qais ini berubah 180 derajat. Teman-teman cowok sesama keturunan bangsawan, cewek-cewek di sekeliling Qais, dan keluarganya sungguh bingung dengan kelakuan Qais yang makin aneh dari hari ke hari. Makanya, doi sampe dapat gelar Layla Majnun atau kalau bahasa arabnya Majnunu Layla (sok ngarab… bener nggak nih?)

Yaaa, wajar aja deh yesss… Namanya juga orang lagi jatuh cintrong! Telek ayam dibilang coklat pasta, e* kambing dibilang chacha. Bukan begitu, MP-man MP-wati yang masih waras? Pernah lah ya ngerasain jatuh cinta…

Nah, ceritanya… tadi sore pas ‘nimba ilmu’ di TMBookStore Depok, gue baca satu buku kumpulan kisah islami berjudul Kerakusan Nabi Sulaiman (kalau nggak salah-berarti benar- sih judulnya begitu). Nah, kisah pertama itu tentang si Qais dan Layla.

Waktu baru pertama banget baca kisah mereka berdua di Serial Cinta-nya Ust Anis Matta, gue sempat mengasihani cinta si Qais yang sampe segitunya kepada Layla. Tapi setelah tadi membaca lagi kisah mereka, gue jadi lebih tau alasan Qais tergila-gila dengan sang pujaan hatinya.

Cinta Qais pada Layla, tak lain dan tak bukan, dasarnya adalah kecakapan ruhani Layla yang terpancar dalam tutur, sikap, dan lakunya. Kalau jaman sekarang, namanya Inner Beauty, kali yeesss…?

Bahkan, ketika teman-temannya sesama pemuda dari kalangan bangsawan menanyakan keheranan mereka atas cinta gila Qais, doi menyuruh teman-temannya untuk senantiasa bangun malam demi melihat kecantikan Layla yang seungguhnya!

Hmmm… beneran gue jadi dapet satu pelajaran baru yang gue amini dari dua pargrap terakhir yang ditulis penulsnya, bahwa pemuda-i seharusnya meneladani kerja cinta gila Qais. Mencari wanita yang baik agamanya untuk dicintai.

Kalau perkataan keren Rasul seperti ini kira-kira; tankihul mar-ah lil arba’: limaliha, lijamaliha, linasabiha lidiniha (lagi… bener ga sih hadisnya kek begitu? Maaf sotoy o_O). Intinya sih… wanita itu dicintai karena 4 hal di atas. Walaupun syarat tentang agama disebutkan di urutan paling buncit, tapi Rasul memerinahkan untuk melihat agamanya terlebih dulu di atas segalanya (harta, kecantikan, nasab). Ini sepertinya berlaku juga untuk kriteria laki-laki yang harus dipilih wanita, yeesss…

Jadi, agamanya agamanya agamanya dan agamanya dulu dibandingg apapun.

Nah, jadi dapet pelajaran lagi nih… Kalau begitu kata Rasulullah, melihat kiteria agama di atas segalanya, kita wanita juga kudu ngaca, yeesss… Mau dapetin yang soleh, ya berbenah diri juga. Ngaca gituuuh, Njeee!🙂

*ngingetin diri sendiri.
**lagi belajar make pedang ( smartphone) buat ngiris daging (sesuai dengan fungsinya). Hhiii, alasan yang saru dengam pamer!

12 comments

  1. avizena zen · Oktober 15, 2011

    berarti aslinya layla gak cakep2 amat ya

  2. nurjanah hayati · Oktober 15, 2011

    yang kubaca di buku itu sih begitu:-)

  3. nurjanah hayati · Oktober 15, 2011

    yang kubaca di buku itu sih begitu:-)

  4. avizena zen · Oktober 15, 2011

    tapi kasian ya..layla meninggal duluan

  5. nurjanah hayati · Oktober 15, 2011

    yaaa.. itu endingnya, yeesss…

  6. avizena zen · Oktober 15, 2011

    sad ending..kasian

  7. Diah Pitaloka · Oktober 15, 2011

    Meskipun lg jatuh cinta, tetep bisa ngebedain ah,mana coklat,mana e*, hahahah jijay.

  8. nurjanah hayati · Oktober 15, 2011

    @faziazein: dari dulu, beginilah cinta… deritanya tiada akhir *patkai.com😛
    @luvummi: hyaaa… masa yg diinget yg itu dah, Ummi😛
    cuma bumbu tulisan aja kok. hheeee…

  9. Rin Sakura · Oktober 16, 2011

    baru tau ni, gak baca bener2 atau cuma baca bagian romansanya aja ya hehe

  10. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    yep, sama… aku juga baru tau…🙂

  11. Qamariati Ningsih · Oktober 17, 2011

    lama2 addicted sm tulisan2mu njeee,,,,😉

  12. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    Eh… Iyatah?
    Mbak… Kau sukses membuat hidungku kembang kempis tak karuan, tawuuuko_O
    *thanx pujiannya😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s