Pohon Tiga Rasa Buat Rakyat Banten

Wiii… hari ini ngebolang ke daerah Serpong sampaii Tangerang kabupaten bersama teman SMA. Niatnya mau rekreasi, tapi karena satu dan lain hal, rekreasi diganti dengan keliling BSD naik angkutan umum dari pagi sampai zuhur. Ga ga ga kuat! Hheee.

Selama enam kali ganti angkutan hingga balik lagi ke pintu tol veteran Bintaro, sejauh mata memandang, Serpong kampung masih berlatar pepohonan hijau. Namun, pohon musim ini sepertinya beda dengan pohon yang gue liat di Jakarta (di deket rumah gue juga ada dink… tapi nggak selebat di Serpong). Ada tambahan bagian pohon di sepanjang batang utama pohon-pohon tersebut. Kita sebut aja buah, deh yeesss.

Buah-buah tersebut, kalau gue perhatiin terdiri dari tiga rasa: rasa BERSATU, rasa PERUBAHAN, dan rasa SEGERA SEJAHTERA. Hheee, yang orang Banten pasti tahu deh buah-buahan ini…

Konon, ketiga buah ini BBB aka. Bukan Buah Biasa. Sabab, buah ini ada empunya! Pemilik buah pertama adalah anaknya Jawara Banten dan mantan aktor ternama ibukota. Keduanya sudah sangat mashur di telinga rakyat Banten, karena duitnya yang bejibun!

Pemilik buah ke-dua adalah tokoh ternama di Tangerang kota. Kabar punya kabar, doi ini antek-anteknya partai biru Indonesia (apa hayooo?). Sedangkan pemilik buah ke-tiga adalah antek-antek partai padi yang diapit bulan sabit. Harusnya, beliau ini sudah dikenal oleh masyarakat Banten, karena sudah beberapa kali mencalonkan diri menjadi pemimpin setempat. Sayangnya, dewi fortuna nggak pernah mau dekat-dekat dengan beliau (pasti karena dewi fortuna tau kalau doi ini berlabel ikhwan, kudu jaga hijab gituh!) alias kalah melulu!

Nah… ketiga pemilik buah ini gue dengar sedang berlomba menjajakan buahnya khusus buat rakyat Banten. Peraturannya, siapa yang sukses menjual buahnya paling banyak, mereka bakal terpilih menjadi pemimpin Banten selama lima tahin ke depan. Wuih, pertarungan super dasyat!

Peetanyaannya adalah… Buah manakah yang kini paling banyak diminati oleh rakyat Banten?

Ahhaaa… Beberapa hari ini tiap mau berangkat ngantor, gue menemukan jawabannya, sodari/i! Sesuatu banget, karena rakyat kecil seperti gue yang tiap hari menggunakan angkutan umum, menaruh perhatian lebih terhadap para pemilik buah tersebut, terutama pemilik buah rasa BERSATU dan PERUBAHAN.

Menurut mereka, pemilik buah rasa BERSATU itu duitnya buanyak. Terbukti, belakangan beberapa jalan utama di beberapa titik i Tangerang menjadi mulus berkat kemurahan hati beliau. Salah satunya jalanan depan rumah gue lho… Bukan hanya mulus seperti pantat bayi, tapi juga dibangun parit di sisi kanan kiri jalan. Manab tuenaaaan!

Hati mereka juga tercuri setelah si empunya buah ini melakukan lomba gerak jalan keliling kampung gue beberapa pekan lalu. Hadiahnya menggiurkan, bow! Sampai-sampai, Babeh gue yang udah nggak suka jalan jauh-jauh karena faktor U, excited buat ikutan. Sayangnya cuma sampai pendaftaran. Hari H doi ngerasa nggak kuat. Etapedeee!

Pemilik buah rasa PERUBAHAN nggak kalah popular sebenarnya. Hanya saja, cakupan kepopularannya masih kalah dibanding pemilik buah pertama. Doi ini sangat terkenal di kalangan Masyarakat kota. Kepemimpinannya top markotop deh kata mereka.

Administrasi nggak ribet, suka ngundang masyarakat setempat dalam pengajian dan sarasehan di rumahnya. Mereka tersepona katanya dengan gaya kepemimpinan doi.

Sayangnya, doi ini berasal dari partai biru di Indonesia. Jadi kemungkinan besar buah dagangannya kurang diminati oleh masyarakat Banten di luar Tangerang kota. Oh, poor you!

Pemilik buah rasa SEJAHTERA, apa kabar yeesss? Kabar baik, hheee. Cukup dikenal oleh rakyat Banten, gue yakin. Hanya sayangnya, doi kurang popular dibaning dua rivalnya. Kasiam kasian kasian!

Padahal eh padahal, kalau menurut gue yang nggak ada hubungannya dengan Effendi Ghazali, buah rasa SEJAHTERA lebih enak dan dibutuhkan rakyat Banten dibanding dua buah yang lain.

Alasannya?

Ya… lebih konkrit aja kayaknya rasanya.
Coa pikir deh…

Rasa Bersatu… Emang kemarin-kemarin Banten musuhan terus sampai harus makan buah BERSATU? Kayaknya nggak nyambung, yeesss…

Rasa PERUBAHAN lebih aneh lagi menurut gue. Nggak jelas, kalau makan buah itu, setelahnya akan berubah bagian mananyakah rakyat Banten? Berubah menjadi Ksatria Baja Hitam? Sayang, hanya Allah dan beliau yang tau akan dibawa kemana Rakyat Banten.

Nah, kalau buah rasa SEJAHTERA sepertinya dan harusnya disukai rakyat Banten. Karena kondisi Banten terutama di pedalamannya emang masih belum sejahtera. Dibutuhkan buah rasa SEJAHTERA agar rakyat Banten segera sejahtera dalam lima tahun mendatang.

Iya nggak sih?
Hhheee… hanya persepsi pribadi sih. jangan diambil hati pliisss😄

9 comments

  1. Heru Nugroho · Oktober 16, 2011

    Ehm…perasaan bukan lebih baik deh mpok, tp PERUBAHAN…

  2. Heru Nugroho · Oktober 16, 2011

    Ehm…perasaan bukan lebih baik deh mpok, tp PERUBAHAN…

  3. nurjanah hayati · Oktober 16, 2011

    ah masa sih? lebih baik kyaknya…😛

  4. li4h Lia · Oktober 16, 2011

    Ini penuh #kode ya? gak ngerti saya, tapi tetep ketawa2. *gila?*

  5. nurjanah hayati · Oktober 16, 2011

    eh, kode apa dah, Mbak Liah?😛

    aq sdh berusaha keras utk menulis dlm bntk serius kayaknya, kok malah dia ketawa2 dah… *bingung.ac.ido_O

  6. li4h Lia · Oktober 16, 2011

    #kode pilkada

  7. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    mbak liah: hheee… ini hanyalah persepsi seorang rakyat kecil dari kumpulan yg terbuang (baca: aku) B-)

  8. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    @tsaqqif: hheee… iya dink bener kata lo. baru liat2 lg d sekitar kreo, tnyata buah yang kedua itu namanya buah pertubahan. ntar tak ganti dh d kantor nama buahnya🙂

    thanx udah dkoreksi…

  9. nurjanah hayati · Oktober 17, 2011

    @tsaqqif: hheee… iya dink bener kata lo. baru liat2 lg d sekitar kreo, tnyata buah yang kedua itu namanya buah pertubahan. ntar tak ganti dh d kantor nama buahnya🙂

    thanx udah dkoreksi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s