Nyebur Dalam Kubangan Fotografi

Kalau difikir-fikir, bener-bener gaya si Nje! Kamera aja (bahkan yang poket) nggak punya, sok-sokan belajar fotografi. Tapi mau gimana lagi, ini tuntutan profesi, Woman!

Beberapa kali dipercaya memegang kendali dokumentasi di dalam maupun luar kantor, mau ga mau ge kudu melakukan yang terbaik (tumben.co.uk (bukan unitedkingdom, tapi utankayu)).

Puncaknya ketika konser Maher Zain kemarin. Walaupun sudah ditentir sedikit dengan teman yang emang profesinya fotografer, tetap aja ga mudeng. On d spot gituh belajarnya. Detik-detik konser MZ dimulai. Nggak lama kursus kilat berlangsung, kamera Fuji yang gue pegang ngedrop! Hilang sudah semua settingan yang sudah dikondosikan teman gue sesuai dengan pencahayaan Istora Senayan. Alahai… gatot deh mendapatkan hasil jepretan terbaik (sok udah ahli aja ya bahasanya).

Bada itulah semangat belajar teknik fotografii gue meluber hingga mengalahkan semangat Ngempi gue (padahal mah Ngempi mulu tiap hari yeesss). Diawali dengan improvisasi kepada si fotografer, rencana gue berjalan lumus. Doi bersedia ngajarin FREE alias cuma-cuma. Begini kira-kira percakapan gue dengan doi dua minggu yang lalu…

“Mau tanya dunk, Ja… Tau ga tempat kursus foografi di sekitar sini yang seuai dengan budget SDM? Mau ikutan nih, sekalian buat nambah jam belajar pribadi,” kata gue mengawali.

“Banyak kok tempat kursus fotografi. Tapi, kalau bisa belajar sama teman, ngapain kursus segala?” kata teman gue enteng.

Yes yes yes, sesuai dengan rencana. Temen gue emang teope begete! Sesuatu yeesss…

“Eh, maksudnya lo mau ngajarin nih? Beneran? Kapan, kapan?” gue langsung memborbardir, takut hangus penawaran sangat langka ini.

“Gampang… Ntar kalau deadline udah kelar, atur aja dah!” jujur gue ga tau ekspresi doi karena percakapan ini berlangsung via semacam chat fasilitas kantor. Berharap ekspresi senang membantu.

“Okd… Kapan, kapan selesai deadline?” beginilah salah satu cara jitu menunjukkan antusiasme kepada lawan bicara. Eh, apa nggak tau malu? Bener-bener saru, yeesss.

“Akhir bulan ini insyaAllah.”

“Siiip, ditunggu janjinya segera, yeesss”

“ok.”

Dan, tau ga… Sebelum akhir bulan doi sudah menunaikan janjinya aja lho, walaupun medadak aja.

Siang hingga sore tai, gue dan dua orang teman yang juga biasa megang kamera, memulai sesi pertama kursus CUMA-CUMA itu. Alhamdulillah udah langsung kenalan dengan icon M (manual), S (speed), F (diafragma), ISO, flash, MF (manual focus), AF (auto fokus), A (aperture), S (speed priority), P (program), Auto, dan beberapa kawannya di luar ombol menu. Cihuy banget kenalan dengan kamera dan printilan-printilannya. Very something!

Bada materi trilili lebih seru, karena kami langsung mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di awal plus tanya jawab beberapa teknik yang Biasa kami lihat di majalah-majalah. Limpahkan pahala tak terhingga untuk Lao Tse dadakan kami, ya Allah…

Nah, sudah jelas kan motif gue belajar fotografi? Bukan karena gaya-gayaan ngikutin tren, atau juga demi dibilang keren. Profesi inilah yang membuat gue mau ga mau belajar alat yang sering gue pakai ini. Makanya judulnya nyebur, bukan mendalami atau mengeluti. Kan diawali dengan keadaan baru kemudian harus tenggelam (nyebur).

Lagian.. Bukannya salah satu cara mendapatkan perrolongan Allah adalah dengan jalan memantaskan diri? Anggap aja lah ini upaya gue memantaskan diri untuk memiliki kamera (yang bukan poket, apa sih namanya?)di tahun depan? Biar Allah yakin banget gitu, kalau gue udah layak punya kamera macem begini. Mungki juga melallui tangan-tangan MP-man MP-wati yang rajin beekunjung ke rumah EnjEklopedia ini. Amin, ya Allah…😉

10 comments

  1. Mudhalifana "pia" Haruddin · Oktober 18, 2011

    kamera propesional?

  2. nurjanah hayati · Oktober 18, 2011

    Eh iyatah? Pokoknya kamera yang gede2 Gitu deh, yang biasa dipake para wartawan foo. Hheee, namanya aja ga tau, ngareb punya… Kasian kasian kasian (diriku)..

  3. Nobi Nobita · Oktober 18, 2011

    wah.. keren.. gabung yuk!

    http://fotografermuslim.multiply.com😀 kita belajar bersama..

  4. nurjanah hayati · Oktober 18, 2011

    Siiiiap🙂

    Walaupun beloman punya kameranya gapapa ikutan?

  5. Nobi Nobita · Oktober 18, 2011

    gapapa… toh bisa belajar dulu.. kamera urusan belakangan *minjem dulu*😀 #akuJugaMinjem

  6. nurjanah hayati · Oktober 18, 2011

    Sip.ntar tak liat2 dl grupnya d konpi hape. Thanx infonya:-)

  7. Catur Wahono · Oktober 18, 2011

    g mau nyebur tar tenggelem😛

  8. nurjanah hayati · Oktober 19, 2011

    Justru… Sy berharap tenggelem malah di dunia fotografi. Biar mqn expert!😛

  9. 1st nas · Oktober 19, 2011

    kasih nilai A untuk hasil karya mba NJ yang satu ini… http://bit.ly/nkXZ7F

  10. nurjanah hayati · Oktober 20, 2011

    jiah, itu mah udah di-sotoshop. ga keren.😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s