Mekar di Kamar Cinta

Weeiiiit, ini judul minta diciye-ciyein banget, yeesss…
Bikin jari telunjuk gatel mau nge-klik dan berujar, “Pasti nyerempet-nyerempet ke arah pembicaraan orang dewasa dan sebagainya, deh. Pasti! Pasti! Pasti!”

Kalau kata aktivis: galau banget si lo!
Kalau kata yang sedang dalam masa penantian: asikasikasik… Nimba ilmu gratis!

Whatever persepsi MPman MPwati ngebaca judul di atas. Apapun itu, sah-sah aja lah… Tapi lebih baik selalu mulai dengan berprasangka baik dulu deh, yeesss…🙂

Actually judul kali ini gue comot dari salah satu bagian kata pengantar buku Ust. Salim A Fillah: Agar Bidadari Cemburu Padamu. Buku yang menurut sebagian orang isinya nggak jauh dari galau-menggalau, nikah-nikahan, dllsb yang begitu-begituan yang bukan bacaannya aktivis banget deh!

Biarin ah, yang penting bukan apa isi bukunya. Tapi kebaikan apa yang bisa gue sampaikan kembali pada orang lain setelah baca tuh Bukan begetoh?

Dan dari lubuk hati yang paling dalam, gue ingin mengakui kalau tulisan ini memang tentang cinta…

Tuh, kaaan…! Pasti! Pasti! Pasti! Apa gue bilang!

Tentang kamar cinta, yang masing-masing dari kita pasti deh udah pernah masuk ke dalamnya. Baik rela maupun karena terpaksa.

Ngomong apa sih lo, Nje?!

Okd, gue tanya… Perrnah nggak berada dalam satu kondisi bersama satu atau banyak orang dalam satu lingkungan apapun, saling mencinta dan menumbuhkan? Then, bersama mereka lo merasa pewe banget berada di dalamnya. Nggak mau pergi. Maunya berlama-lama. Hidupjadi lebih bergairah walaupun susah, makin mengenal kekurangan dan kelebihan diri, kalau lo salah ada yang nasehatin, kalau lo benar ada yang mendukung, dan suasana penuh cinta di tiap ruasnya. Pernah, pernah?

Buat yang pernah, gue ucapin selamat! Congrat! Lo udah menyicipi asiknya mekar di kamar Cinta. Aheeyyy!

Hmmm… Makan sayur asem pake ikan asin, kasiaaan deh lo, Nje! Galau akut! *JakaSembungDetected!

Whatever…
Berhubung gue agak doyan bercerita (sinonimnya banci ngomong!), dengan senang hati akan gue share pengalaman gue berada di kamar cinta dan mekar di dalamnya. Yang penasaran sila dibaca terus, tapi jangan ngiri, pliiiis. Yang nggak tertarik, makanya dibaca terus biar makin tertarik. Hhee, maksa.

Semua bemula ketika SMA, gue dipertemukan dengan Mbak Markonah. Doi ini yang pertama kali membawa gue ke depan gerbang kamar cinta, dengan cara yang agak maksa. “ikutan Rohis, yaaa…,” katanya.

Oiya, doi ini orangnya baik banget. Keibuan dan tipikal istri solehah yang sedap dipandang matah. Sampe nggak tega gue bilang nggak waktu itu. Cuma bisa ngedumel dalam hati mendengar ajakannya. “Gue ikut Rohis? Nggak pernah mimpi sebelumnya!”

Satu tahun di sana, biasa aja tuh. Yang paling berkesan cuma pernah pulang sampe jam setengah sebelas malem demi terselenggaranya acara Muharram di sekolah. Rekor pertama jadi aktebel!

Baru di dua tahun berikutnya, tepatnya ketika di semester dua kelas tiga, sepertinya gue udah mulai masuk ke dalam kamar cinta. Walaupun baru sampe depan pintu kamarnya doank, tapi great! Yang tadinya biasa-biasa aja berbalik jadi ruarrr biasa! Hidup jadi penuh warna bersama orang-orang di dalamnya. Masa, gue yang nggak pernah berani tampil apalagi ngomong di depan orang banyak, perlahan jadi banci tampil. Masa, gue yang nggak seru n introvert dosis tinggi, Jadi extrovert n ratu sanguin. Anehnya lagi, gue yang nggak pinter-pinter banget, bisa tembus ui nggak pake tes. Can you imagine…? Very very very something deeeh!😉

Di bangku kuliah lebih ajaib lagi. Gue yang nggak pernah bermimpi jadi aktivis kampus, eh malah diamanahin megang amanah yang nggak boleh disebut namanya (kalau bahasa HarPot-nya: You Know What). Mimpi gue ikut lomba-lomba sampe tingkat nasional (walaupun nggak menang) alhamdulullah tercapai. Gue bisa bolak/ik kampus-SMA juga walau kantong pas-pasan. Beasiswa ngalir terus. Dan pastinya, gue yang nggak suka dengan ketenaran, malah mendadak tenar! *sumpe lo, Nje?!

Intinya, di bangku kuliah, gue makin dalam memasuki kamar cinta. Boleh dibilang mulai merasakan bagaimana tumbuh mekar di dalamnya bersama teman-teman. Seru, asik, amazing, apa lagi yeesss? Kayaknya nggak terlukis dengan kata-kata, deeeh..

Eh nggak sampai di situ aja dink! Setelah lulus dan bekerja kini pun gue alhamdulillah masih diijinkan berada di kamar cinta dan merekah di dalamnya. Bermesraan dalam kebaikan bersama penghuni lain. Masya Allah…

Nah, udah nangkep kan apa itu kamar cinta? Pasti MPman MPwati pernah merasakan nikmatnya mekar di kamar cinta walau sebentar, kan? Oiya, tolong diunderline, dibold, n diitalic, rumah cinta yang gue maksud bukan cuma Rohis seperti yang gue alami. Bisa apa aja bentuknya, yang intinya tempat berkumpulnya kebaikan dan membuat para penghuninya berubah menjadi lebih baik. Bisa aja lingkungan keluarga inti, komunitas pecinta alam, dan lainnya.

Buat yang belom pernah memasukinya, cari-cari deh kamar cinta di sekitar lo, dan rasakan sensasi tumbuh mekar di dalamnya. Okokok…😛

50 comments

  1. avizena zen · November 9, 2011

    yup..
    rumah cintaku adalah MAFEC (Malang fun English club)

  2. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Kamar cinta, Mbak…😉

    Mantafff!🙂

  3. avizena zen · November 9, 2011

    eh..salah ya.kamar cinta xixixi afwan

  4. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Yep yep… Neer mind🙂

  5. avizena zen · November 9, 2011

    never mind?
    jadi ingat Tukul
    wkwkwkkw

  6. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Ixixix… Ini lg nonton Tukul😛

    Tribute to KlaProject. Aheeyyy!!😉

  7. avizena zen · November 9, 2011

    kembali ke laptop
    gak pusing gantian natap 2 layar?

  8. Heru Nugroho · November 9, 2011

    😦
    jd inget dah hampir 2 bulan gak masuk ke kamar cintah

  9. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Mba fazia: hheee, nggak. Justru ini hiburan setelah seharian berlelah-lelah demi mencari sesuap nasi dan segenggam berlian😛

    Tsaqqif: eh eh eh, die curcooool!
    Eniwey, penasaran sama bentuknya… Pasti MBM?! *sotoy

  10. avizena zen · November 9, 2011

    wkwkwk Wali mode: on

  11. Heru Nugroho · November 9, 2011

    MBM mah bukan kamar cintah, tapi Masjid tercintah😀

  12. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Mbak fazia: sayang aku bukanlah Bang Toyyib, bukan juga Mbak Toyyib…😛

    Tsaqqif: hhee, iya juga🙂
    Jadi, apaan yg dua bulan ga memasukinya? *penasaran

  13. sulis tiya · November 9, 2011

    asseeeegg😀

  14. Heru Nugroho · November 9, 2011

    Lingkaran dgn atmosfir cintah melingkupinya🙂

  15. Nobi Nobita · November 9, 2011

    kamar cintaku buanyak..😀

  16. Yusnita Febri · November 9, 2011

    ooh kirain ini tetang nyaman bersama seseorang hehe
    klo yang itu mah gak di kamar
    di ruangan terbuka
    jalan kesana kemari kok kayaknya asik ajah😀

    *eeh kok saya ngebahas yang lain

  17. nurjanah hayati · November 9, 2011

    Sule, eh sulis: aseeeeg apany dah? Mana kamar cintamu?🙂

    Tsaqqif: oh, dugem, yeesss…? Duduk gembira melingkar😛
    beneran udah 2bln dtinggalin? Ckckck, insaflah wahai manusia…. Hati-hati galau melanda!

    Mas nobi: wheeew… Keren!

    Mba nit: mantaffff…
    Iya, kamar cuma istilah aja…🙂
    Hheee, ganyambungdetected…

  18. Rin Sakura · November 9, 2011

    nongkrong lagi ah😀

  19. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Demen b-g-t nongkrong ini orang🙂
    Keluarkan kripik, eh kritik-mu… Yg xtra hot ala maichi😛

  20. li4h Lia · November 10, 2011

    OOT: sekarang kata galau itu dekat dekat resah karena jodoh yg belum tibah, yah?
    Padahal makna kata aslinya gak begitu kan? Ih, jadi galau :p

  21. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Coba coba, tolong dliat dlm KBBI, apa makna sesungguhny dr kata galau? 🙂

  22. li4h Lia · November 10, 2011

    galau a, bergalau v sibuk beramai-ramai;
    sangat ramai; berkacau (tidak keruan)

    *copy paste*

  23. li4h Lia · November 10, 2011

    *copy paste* KBBI daring: ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
    ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau

  24. li4h Lia · November 10, 2011

    God, I'm so annoying. Sorry

  25. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Tungtungtung… Udah lama nggak buka kamus. Binuno_O

    But thanx… Jd menambah perbendaharaan makna kata galau😛

  26. li4h Lia · November 10, 2011

    Eh, Enje bukannya alumnus sastra ya? Bukan?

  27. nurjanah hayati · November 10, 2011

    woooot?
    sejak kapan FKM berubah jadi Fakultas Kesusastraan Masyarakat? -,-'

  28. Nobi Nobita · November 10, 2011

    wkwkwkwk…. Fakultas Kegalauan Massal😀

  29. nurjanah hayati · November 10, 2011

    enak ajah… banyak yang nggak galau kok anak FKM😛

    Fakultas Keren Mameeeen😀

  30. Rin Sakura · November 10, 2011

    okeh fine, gw kasih kripik dah, tp gak se-hot maicih takut sakit perut😛

    di tilik-tilik (jiah bahasanya) tulisan enje ini selalu berisi 40 % kalimat pembuka yg g jelas di awal baru di tengah2 point isinya yg g terlalu banyak, di selingi oleh kesimpulan berisi point of view pribadi dari si penulis. beuh gw nulis beginian kayak editorial (mang ini apaan juga g tau) aja.
    oke ttg kamar cinta 'yang intinya tempat berkumpulnya kebaikan dan membuat para penghuninya berubah menjadi lebih baik' tentunya lebih dari satu adalah baik bahkan kalau bisa kita membuat kamar cinta yg berawal dari blog, meskipun tak bertemu wajah namun kita juga saling nasehat dan menasihati dalam kebaikan menuju manusia yang lebih baik, jadi mau sekamar cinta dgnku nje?😉

  31. 1st nas · November 10, 2011

    Nas: ibu kamu pintar masak y ?

    Nj: kok tau..kok tau

    Nas: abisnya tulisannya lezat-lezat sih…he

  32. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Nas: Uyyeeeee?!

  33. nurjanah hayati · November 10, 2011

    hiyaaaa… ketauan deh😛

    Satu kamar cinta denganmu? Kenapa kacang (baca: Why noooot)?

    Bole lebo…😀

  34. li4h Lia · November 10, 2011

    Hahaha aku nebak aja sih, gak pernah tau klo Enje anak FKM🙂
    Hai tetangga.. Aku anak MIPA :p

  35. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Mbak liah: mipaui? Angkatan brp? Jgn2 qta seangkatan… Dunia sempit amat😛

  36. li4h Lia · November 10, 2011

    Iya, matematika tepatnya. Ah, nggak kok, kita nggak seangkatan. Aku (jauh) lebih senior. Sensitif nih ngomong angkatan wkwkwk ;p

  37. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Seangkatan sm bang arif caka bem ui, yeesss?🙂

    Di mari mag santai aja, Mbak…😉

  38. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Seangkatan sm bang arif caka bem ui, yeesss?🙂

    Di mari mag santai aja, Mbak…😉

  39. li4h Lia · November 10, 2011

    Waduh, saya gak kenal Arif BEM UI. I hardly know anyone in BEM. *kuper*

  40. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Doi angkatan dua ribu. Hheee, ga kenal, yeesss? Saya taksir mbak liah ini angkatan pujangga baru kayaknyah😛

  41. li4h Lia · November 10, 2011

    Wkwkwk klo angkatan pujangga baru mah udah nenek2 dong.
    Masih kenal sih sm angkatan 2000, tp gak kenal Arif ;p

  42. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Baiklah baiklah baiklahn… Aye nyerah. Udah pasti mbak liah bukan angkatan 2005, apalagi 2011. Yaeyyallaaaaa😛

  43. Rin Sakura · November 10, 2011

    sy juga g kenal, ya iyalah wong beda univ😀
    misi cuma mo tampil beda B-)

  44. li4h Lia · November 10, 2011

    Cerdas :))

  45. li4h Lia · November 10, 2011

    Hahaha emg dulu di univ mana?

  46. nurjanah hayati · November 10, 2011

    Ihih… Kok baru tw siiih? 😛

  47. Rin Sakura · November 11, 2011

    di medan😀

  48. nurjanah hayati · November 11, 2011

    Mbak Rin orang Medan? Horaaaaas *nggak pake nada gahar🙂

  49. Rin Sakura · November 11, 2011

    horas juga (meskipun gw bukan org batak m gak tau artinya apa :D) coz gw cuma orang yg baik hati, rajin menabung dan tidask sombong🙂

  50. nurjanah hayati · November 11, 2011

    then… orang mana, Mbak ?:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s