Gerakan Mengelu-elukan Perkereta Apian Negara You Know What

Sensasional! Kala banyak anker (anak kereta) yang mengeluhkan hingga menghujat perkereta apian negara You Know What, sejumlah anker jurusan Semprong-Manggaria malah mengelu-elukannya.

Hmmm… siapakah mereka? Apa motif utama mereka melakukan itu semua? *tolong dilafalkan pake gaya Feni Ros

Seorang juru bicara gerakan ini yang tidak mau diketahui namanya (inisialnya NJ), mengungkap bahwa apa yang mereka lakukan (mengelu-elukan) sungguh dilakukan dengan penuh kesadaran. Bukan demi mencari sensasi, apalagi mengajak ribut para anker lain di negara You Know What.

“Justru karena kami menginginkan perbaikan perkereta apian negara inilah, makanya kami mengelu-elukan,” papar NJ.

Berikut beberapa elu-eluan gerakan ini:
1. Hey… Elu dulu punya background anker gak sih? Kok kayaknya kereta sangat tidak bersahabat pada rakyat?
2. Halloooh… Elu tau nggak, kereta sudah ada di negara ini sejak kapan? Sejak jaman penjajahan Belanda, Mameeen! Kok masih juga ambu*ad*l jadwalnya!
3. Hay hay… Elu punya jam gak sih di kantor? Kok kereta seringan telatnya ya daripada tepatnya?!
4. Hollaaa… Elu coba deh lebih konsisten. Sebenarnya kereta ke arah Manggaria tuh lewat jalur 3 apa 5 sih di Tana Empok? Kami lelah kalau harus berlari-lari jalur 3-5-3-5 karena ketidak konsistenan elu.
5. Hoooyyy… Elu meskinya tiap pagi ngecek, yang namanya KRL AC tuh sudah baik kah AC-nya? Tau nggak gimana rasanya naik KRL AC yang mahal tapi ACnya gak berfungsi? Berasa dipepes, tawuuu’!
6. Eh eh… Elu kayaknya kudu belajar lebih tentang memanusiakan manusia dah. Pasalnya, mentang-mentang namanya KRL ekonomi, bayarnya murah, kondisinya beneran nggak layak buat manusia. Jorok! Eh, apa jorok itu relatif juga yaaa?
7. Hmmm… Elu kudu ajarin para kenek KRL ekonomi deh. Bahwa memeriksa karcis para penumpang bukanlah tugas formalitas belaka. Memeriksa karcis adalah bukti kesungguhan elu menegakkan peraturan. Jangan salahkan kami kalau kesadaran membeli karcis kami masih kurang yaaa.
8. Terakhir… Akan tiba masanya, Elu pasti dipuji dan diapresiasi. Yaaah… kalau nggak sekarang, 50tahun lagi maybe. Kalau elu juga sudah mau mengapresiasi mereka yang lebih memilih naik kendaraan umum (kereta), daripada kendaraan pribadi.

“Kami sangat berharap, para anker lain mendukung gerakan mengelu-elu yang kami lakukan ini,” tambaah NJ.

Demikian, seperti yang dilaporkan reporter kita: Enjewati.

*just kidding (:

7 comments

  1. Fazrie Maulidya · April 18, 2012

    jadi sebenarnya ini mengeluh atau mengelu-elu kan? hehe

  2. nurjanah hayati · April 18, 2012

    emang tipis bedanya, Mbak (:

  3. 1st nas · April 18, 2012

    jadi solusinya apa dong NJ ?

  4. nurjanah hayati · April 18, 2012

    solusinya ya yg 8 elu-elu itu. hehe

  5. Helma Risanti · April 18, 2012

    gue suka gaya elu!🙂

  6. li4h Lia · April 18, 2012

    Wkwkwk sudah diduga, akan mengELUh :))

  7. nurjanah hayati · April 18, 2012

    ka helma: oqelah kalau beg beg begetoh (:

    mba liah: duh jadi maluuu… ketauan deh (:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s