Cela yang Berlipat Ganda

Nobody’s perfect…
Nocompany’s perfect…
Nosystem’s perfect…

Yayaya. Gue sadar dan paham banget bahwa nggak ada satupun di dunia ini yang sempurna, termasuk juga Andra&The Backbone. Apalagi gue yang ibadahnya masih belang belentong begini. Masih jauhlah dari sempurna. Makanya nggak pantas lah mengeluh menuntut kesempurnaan dari mahluk lain (ngoyo dapet calon pendamping hidup yang perfect di segala sisi, misalnya :p).

Mengeluh itu tanda nggak bersyukur…
Mengeluh itu nggak akan mengubah kemalangan menjadi keberuntungan…

Yayaya. Gue juga sebenarnya nggak mau mengeluh. Apalagi di pagi hari dimulainya kembali segala aktivitas ini.

Tapi berhubung mengeluh alias berkeluh kesah itu sifatnya manusia, dan yang gue keluhkan ini sungguh berkait erat dengan hajat hidup orang banyak, maka… izinkanlah teman kalian yang jauh dari sempurna ini untuk mengeluh. Yayayaaa, boleh ya? (:

Kalian tau ini tanggal berapa? Buat yang baru mau gajian, pasti hafal betul kalau sekarang adalah tanggal muda; 1 Oktober 2012. Selamet dan jangan lupa traktirannya yeesss.

Begitupun dengan ParKer (bukan Spiderman, lho, tapi PARa pengguna KERreta). Bagi kami, inilah hari kelabu dalam hidup, karena sah sudah diberlakukannya tarif baru Commuter Line dari 6000 jadi 8000. Pengen nangis ngeraung-raung sambil guling-guling di hadapan Jokowi-Ahok, deh, rasanya. T,T

Bukan apa-apa… tapi banyak kenapa-kenapanya menurut gue yang mewakili perasaan pengguna ComLine Serpong-Jakarta. Menurut kami, pemberlakuan tarif baru sepertinya cuma cocok untuk pengguna ComLine Depok-Jakarta aja deh (maap ya, Parker Depok-Jakarta).

Iming-iming penambahan gerbong belum kami rasakan di hari pertama ini. Fasilitas AC atas konsekuensi nama KRL AC juga belum kami rasakan sejak tarif ComLine masih 6000. Pun dengan kenyamanan… boro-boro! Gerbong seiprit, AC nggak berasa, jumlah penumpang membludak. Can you imagine?

Belum lagi jadwal yang masih sering molor. Seperti pagi ini… belum hilang kekagetan atas harga baru, muncul lagi banyak kekagetan yang membuat jantung mau lari, emosi kian tak terkendali: kereta molor, gerbong belum ada penambahan, AC kurang berfungsi, kereta ugal-ugalan, penumpang kebanyakan, pintu kereta nyaris menjepit salah satu penumpang yang telat masuk saking banyaknya penumpang yang keluar di stasiun Palang Merah. Beneran CELA yang berlipat ganda buat pengelola perkereta apian Indonesia yaaa.

Ada geli di sela  emosi, yang menjajahi alam fikir ini.

Kalau begitu, apa bedanya ComLine yang harganya naik terus sama Metro Mini? Metro Mini banyak cela sih lumayan wajar. Murah meriah gitu loch! Lah kalau ComLine…?

Hehe, maap cuma bisa ngeluh. Bingung mau protes ke siapa. Ke petugas jaga di stasiun Pondok Ranji, Tanah Abang atau Mangarai kan nggak mungkin. Mereka mana ngerti dengan segala kebijakan. Eh tapi mereka seharusnya bisa mendukung kebijakan dengan menunjukkan sikap paling ramah, ya… Ini mah juga kagak. Masih ada aja petugas yang nggak ngerti betapa menyejukkannya pelayanan yang baik bagi konsumen.

Kalau sudah kayak begini, tinggal satu harapan yang moga turun keajaiban di dalamnya: dinaikkannya uang transport dari tempat kita bekerja. Hehe, emang enak jadi orang gajian! :p

6 comments

  1. mouleedeea · Oktober 1, 2012

    Per hari ini yah naiknya? Kok bisa yah? ketinggalan beritanya saya

    • hanajrun · Oktober 1, 2012

      Yap. Per 1 oktober 2012 -,-
      Nggak ngerti deh. Payah yg jelas..

  2. pianochenk · Oktober 1, 2012

    Nurje… ada antologi buat kisah2 di kereta, mau ikut ga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s