Ikhtiar vs Doa

Sesattt! Dimana-mana, ikhtiar itu cs-an sama yang namanya doa, kaleee’. Bukan malah versus begindang!

Hehe, betul betul betul. Untuk banyak hal gue sepokat sama hukum itu. Bahwa ikhtiar sama doa itu fardhu ‘ain-nya berbarengan jalan. Tapi kali ini khusushon, bikos gue mau menyoal konflik Palestina&Israel yang baru kemarin gue tonton filmnya di JPFF (Jakarta Palestine Film Festival).

Wait wait wait… sebelum lupa, gue pengen bilang sepatah dua buat mereka yang udah gue tawarin tiket gratis ke sana, eh malah nolak or gak jadi dateng.

1 kata: kasian
2 kata: kasian deh
3 kata: kasian deh kalian
4 kata: kasian banget deh kalian

Oke, lanjut. Intinya kemarin gue nonton dua judul film: Tears of Gaza sama Bethlehem. Sumprit sediiiih banget! Selain berurai air mata, keluar dari ruangan ternyata juga berurai satu kesimpulan: Palestina&Israel itu punya satu kesamaan yang mencolok.

Dua-duanya punya ikhtiar yang cetarrr (kalo gak salah, cetar tuh artinya melebihi kata ‘wah’ en ‘sesuatu’, ya?). Mengerahkan segala daya upaya demi meraih kembali tanah Palestina (versi rakyat Palestina) or merampas tanah yang dijanjikan tuhan (versi zionis).

Tapi ada satu perbedaan yang juga mencolok antara keduanya (ba’da baca artikel  sana sini tentunya). Satunya berikhtiar dengan doa supaya tanah Palestina kembali ke pangkuan atau mati syahid. Satunya lagi berikhtiar juga biar tanah Palestina 100% terkuasai en rakyat Palestina habis sehabisnyah! Tau deh pake doa atau nggak, yang jelas takut mati!

Mongomong tentang doa, kepercayaan en agama, masa yaaa… baru tau gue kalau rabbi (pemuka agama) mereka tuh aneh betul kelakuannya. Gak merepresentasikan gimana pemuka agama seharusnya gitchuw.

Emang dasar gak waras! Gak jarang para zionis itu minta dalih/fatwa ke para rabbi mereka buat melumatkan rakyat Palestina. Yang lebih gillanya, eh si rabbi-rabbi itu melegalkan apa yang diminta zionis. Jadi, kesumpilannya… agama mereka membolehkan pembunuhan, dooonk?

Nggak mungkin pake doa juga kan ikhtiarnya? Bikos sepemahaman gue, doa itu cuma untuk hal yang baik-baik aja. Kalo untuk yang jelek-jelek (kayak melegalkan pembunuhan), itu bukan doa deh.

It means… so pasti Palestina lah yang bakal menang, walau mungkin harus banyak yang syahid dulu. Bikos kemenangan hakiki gak cuma butuh ikhtiar, tapi juga doa. Sebagai pertanda kepasrahan kita sebagai mahluk. Dan haqqul yakin Allah lah pemberi kemenangan sesungguhnya. Bukan Amerika, Inggris, PBB, atau yang lainnya.

Haha… sok banget ye gueeee!

Gapapa, yang penting ngupdate blog lagih!😀

Sekian en trima gaji (sebentar lagi).

2 comments

  1. liadisini · Desember 24, 2012

    Sempet liat pengumumannya di twitter, tp gak begitu ngeh, akhirnya kelewat.
    Kasian deh gw :p

  2. hanajrun · Desember 24, 2012

    kasian banget :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s