Cinta Mati

WPmania, kek biasa. Lagi-lagi gue mau posting tulisan tugas terbaru. Fresh from the oven beudh deh pokoknya (Dhuha dibuat, siang tadi rampungnya). Tapi ya itu… cuma tulisan tugas! u,u

Beneran deh, nulis ini agak-agak takut gimana gituh. Takutnya malah jadi tulisan yang menyebabkan penggalauan massal sejagad dunia maya. Tapi sungguh gue gak punya niatan gitu. Cuma mau memapar kisah-kisah #CintaMati dalam Islam yang happy ending. Gak ada yang tersakiti, gak ada yang patah hati, apalagi sampai dukun beraksi hingga bunuh diri. Yang jauh dari cerita cengeng ala Romeo en Juliet atau Qais en Layla.

Nah… enjoooy!😀

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sobat Nida pernah dengar kata cinta mati? Itu lhooo… yang katanya Mitha The Virgin en Mulan: “Cinta mati, harus dijaga sampai mati, jangan sampai pindah ke lain hati, nanti bisa jadi patah hati…”. Atau jangan-jangan ada yang lagi ngerasain cinta mati juga nih? Ciyeehhh!

Kenapa ya Sob, cinta mati kok konotasinya selalu jelek banget? Contohnya syair lagu di atas. Kalo seseorang udah mengalami cinta mati, biasanya dia bakal melakukan segala cara demi ngedapetin doi. Nah, buat yang udah ngedapetin, bakal dijaga tuh sampe mati-matian. Gunung kan kudaki, lautan kan kuarungi. Yeeaahhh! *lebay.com*

Cerita-cerita dua insan yang saling cinta mati pun begitu populer di telinga kita. Kalo Itali punya Romeo en Juliet yang cintanya membuat beberapa orang mati bahkan keduanya pun turut serta, Persia punya Qais en Layla aka Layla Majnun yang masih lumayan lah jalan ceritanya. Meskipun endingnya mati-mati juga, tapi motif cinta mati bangsawan Qais pada si miskin Laila karena mencintai seseorang atas kesolehahannya. Nah, kalo Indonesia masih belum ada sih kayaknya, tapi aksinya kebanyakan sama. Cinta mati berarti dukun beraksi atau bunuh diri. Huh, kasian sekaliii!

Padahal dalam Islam, ada juga lho cerita-cerita tentang dua orang yang saling cinta mati tapi endingnya happyyy! Gak ada tuh yang namanya patah hati gara-gara cinta mati. Apalagi sampe jadi bunuh diri kayak si Romeo en menderita sepanjang hidupnya kayak Qais.

Kalo gak percaya, nih Nida nemu beberapa ceritanya. Cekidot yooow!

1. Muhammad Saw en Khadijah binti Khuwailid
Siapa sih ummat Islam yang gak pernah dengar kisah first love-nya Rasul kita? Gak gaul banget deh. Secara ini nih kisah cinta paling agung sejagad!

Konon sebelum Nafisah menanyakan kesediaan beliau untuk menikahi Khadijah, Nabi Muhammad Saw udah ada rasa gitu sama Khadijah. “Gimana caranya?” respon Nabi Muhammad Saw.

Menikahlah mereka berdua, dikaruniai empat orang anak perempuan, Khadijah mendukung habis-habisan dakwah Rasul di masa awal-awal yang sungguh berat, sampai Allah berkehendak menyudahi umur Khadijah.

Sedih? Bangeeet! Bahkan Rasululullah gak mau nikah lagi sempe Allah yang menyuruh untuk menikahi ‘Aisyah beberapa tahun setelahnya. Meskipun ‘Aisyah adalah istri yang paling dicintai Nabi, tapi tetap Khadijah selalu di hati. Gak heran kalo ‘Aisyah cemburu abis sama Khadijah (padahal yang dicemburuin udah wafat kan yaaa).

2. Ali bin Abi Thalib en Fathimah Az Zahra
Yang ini lagi… siapa deh anak muda yang gak pernah dengar cerita cinta ahlul bait-nya Rasulullah? Indaaah banget, sampai gak ada satu manusia hingga syaithon pun yang mengetahui kekaguman mereka satu sama lain.

Sebelumnya Ali pernah tertohok dua kali ketika Abu Bakar en Umar bin Khoththob mengunjungi Rasulullah buat melamar Fathimah. Tapi alhamdulillah, kesabarannya berbuah manis. Lamaran dua hamba yang wah itu  ditolak oleh Rasul. Ali pun memberanikan diri melamar Fathimah HANYA dengan bermodalkan mahar baju perangnya. Dan tarraaa… lamaran Ali diterima oleh Rasul. *Bahan renungan nih buat Sobat Nida cowok yang umurnya sudah berlebih tapi selalu menunda-nunda pernikahan dengan dalih belum punya dana.*

Oiya, setelah keduanya menikah Fathimah pernah minta maaf ke Ali perihal sudah pernah ada seseorang di hatinya sebelum mereka menikah. Ali merasa bersalaaah banget kala itu, sampai menanyakan apakah Fathimah menyesal menikah dengannya. Dijawablah pertanyaan itu oleh Fathimah dengan senyuman, ‘Lelaki itu adalah engkau, Ali’. Wooow! sekian lama memendam rasa cinta, kesampean juga yaaa.

3. Umar bin Abdul Azis
Selama ini mungkin kita cuma tau betapa hebatnya kepemimpinan Umar bin Abdul Azis, yang disebut-sebut sebagai khalifah ke-lima setelah Khulafaur rasyidin. Padahal beliau juga punya cerita cinta yang hebat, lhooo!

Diceritakan beliau ini pernah mencintai seorang gadis, tapi sang istri gak pernah mengizinkannya untuk menikah lagi. Sampai suatu ketika sang khalifah sakit keras akibat kelelahan mengurus negara. Demi menghibur sang suami, istrinya membawa gadis tersebut (yang ternyata juga mencintai Umar) agar dinikahinya.

Kalo kebanyakan laki-laki jaman sekarang, so pasti seneeeng betul diizinin nikah lagi. *eeeh* Kebalikan sama Umar yang malah menolak dengan keras, bahkan menikahi gadis itu dengan laki-laki lain. ‘Saya benar-benar tidak merubah diri saya kalau saya kembali kepada perasaan semacam itu.’

Mungkinkah Umar udah gak cinta lagi sama gadis itu? Ini dia jawaban ketika si gadis menanyakan perihal perasaan Umar dulu kepadanya, ‘Cinta itu masih ada. Bahkan kini rasanya lebih dalam!’.

See… ini dia salah satu cerita tentang cinta mati tapi akhirnya tetap suci. Walaupun masih mencintai sang gadis, Umar memenangkan cinta yang lain.

Gimana, Sob… keren ya ending cinta mati mereka? Nah, buat Sobat Nida yang lagi kesemsem abis sama someone, plisss jangan sampe ngelakuin yang enggak-enggak macam mengurung diri, bunuh diri, hingga melet doi!

Karena cinta gak bisa dipaksa, mending banyakin doa! Dan yang pasti, gak usah jadi merana deh cuma gara-gara cinta. Kalo jodoh kan gak ke mana… *kata sakti dari Nida* ^___^

ini sumber aslinya >> http://annida-online.com/artikel-6614-cinta-mati-yang-tetap-suci.html

18 comments

  1. j4uharry · Januari 11, 2013

    Keren kisah Umar Bin Abdul Azis, :-p

    “Istri untuk suamiku”

    • hanajrun · Januari 11, 2013

      Dasar kalian para lelaki! –‘

      • j4uharry · Januari 11, 2013

        ahahha, kenapa mba ??

        Tuh harus nya mba kaum Hawa contoh mereka Istri seperti itu :-p

        #kabuur

      • hanajrun · Januari 11, 2013

        Anak cowok jaman sekarang: doyannya kabur. Insap lo pada2! Haha.

  2. mutsaqqif · Januari 11, 2013

    cie si mpok😀

    • hanajrun · Januari 11, 2013

      Kenape cie cieee?! *melotot*

      • mutsaqqif · Januari 11, 2013

        cieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

        *kabuuuuuuuuuuuuurrr

    • hanajrun · Januari 11, 2013

      Ini juga samanya. Kabur aja bisanya! Huh! *sewot

  3. pitaloka89 · Januari 11, 2013

    Galih dan Ratna bukan ya versi Indonesianya? Hehe…🙂

    • hanajrun · Januari 11, 2013

      galih en ratna bukannya happy ending?🙂 *sotoy

      • pitaloka89 · Januari 11, 2013

        Hehe.. tapi kan cinta mati ga harus sad ending. Yang mba jabarkan itu kan happy ending semua.😀

      • hanajrun · Januari 11, 2013

        yap betul..

        itu yg bagian atas lagi bahas cinta mati yg sad ending semua. kalo di Indo saya belum nemu icon-nya. nah, makanya mau dilurusin lewat cerita2 para petinggi Islam kalo cinta mati gak sad ending. happy ending, begitcuh🙂

      • pitaloka89 · Januari 11, 2013

        Setuju. Seharusnya kalau cinta mati harusnya happy ending🙂

      • hanajrun · Januari 11, 2013

        harusnya dan idealnya😀

  4. niprita · Januari 11, 2013

    Waaah pembaca Annida juga ya? Situs bagus tuh… redaksinya berani, beralih media dari majalah cetak yang berbayar jadi majalah online gratis

    • hanajrun · Januari 11, 2013

      Heheee. Saya…. slh satu redaksinya, Mba🙂
      Trims pujiannya. InsyAllah disampein ke pimred-nya…

      • niprita · Januari 12, 2013

        Oh salah satu redaksinya. iya saya salut banget sama langkah Nida itu… Berani banget, semoga niat menghemat kertasnya Nida berkah.

      • hanajrun · Januari 12, 2013

        aamiin😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s