Met Hari Gizi Internasional! ^__^

Baru tau dari seorang teman (yang bukan jebolan FKM) kalo hari ini adalah Hari Gizi Internasional. Duh, malunyaaa anak FKM gak tau hari penting inih! –‘

Nah, buat menebus rasa malu itu, gue ambil lah kesempatan untuk nulis (tugas) tentang gizi. Mohon mangap lahir en batin juga jiwa en raga, cuma segini yang gue bisa. Sungguh jauh dari kemampuan seharusnya jebolan FKM. Hehe, harap maklum! πŸ˜€

Makanan: Bukan Sekadar Gegayaan!

Jujur deh Sob… ada kebanggaan tersendiri gak sih kalo kita pergi ke kafe, mini market atau restoran cepat saji? Keren. Gaya. Gaul! Beda jauuuh kalo kita makan di warung makan pinggir jalan. Gak gaul b-g-t!

Kadang dengan dalih lebih terjaga kehigienisannya en keunggulan self services-nya, kita lebih memilih makan sambi kongkow-kongkow di Seven Sawolas bareng sohib. Padahal… udah banyak penelitian yang menyebutkan akan bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan, salah banyaknya bisa menyebabkan penyakit jantung koroner, obesitas, hipertensi, en diabetes!

Emang udah bergeser ya aktivitas makan kita sekarang. Yang dulunya fungsi makanan adalah demi mengenyangkan perut semata, sekarang makanan adalah simbol gaya hidup yang katanya menentukan derajat kegaulan seseorang.

Bahkan kalo kata Psy si pemilik tarian Gangnam Style, di KorSel banyak cewek yang rela rela makan mie murah tiap harinya demi bisa “nongkrong” di Starbuck Cafe. Dan kayaknya sih di negara kita pun gak jauh beda, yaaa. Di kota besar banyak kita jumpai muda-mudi tua-muda di kota-di kampung yang hobinya makan di kafe atau restoran cepat saji. Eeeh… jangan-jangan kita termasuk salah satunya lagih. ^___^

Padahal ya, Sob… agama kita yang T-O-P B-G-T ini udah ngatur, lho, gimana sih seharusnya seorang muslim memperhatikan makanannya. Cekiprooottt!

1. Mesti wajib kudu HALAL
Yuuuk tanamkan dalam alam bawah sadar kita, mulai sekarang lebih jeli lagi dalam memilih makanan. Pokoknya makanan yang baik ialah makanan yang terjaga kehalalannya.

Dari kehalalan bahan pembuatnya, segala makanan yang mengandung b2 atau doggy atau darah, jauh-jauh deh! Daging b2 misalnya, selain terbukti mengandung cacing pita yang berbahaya buat tubuh, juga akan mempengaruhi tingkah laku manusia yang memakannya. Menurut berbagai sumber, tingkah seksual b2 sungguh membingungkan. Mereka bisa ‘mendatangi’ ibu mereka sendiri, bahkan juga ‘mendatangi’ sesama jenisnya. Wow… serem banget kan Sob!

Nah… selain memperhatikan kehalalan kandungan suatu makanan, penting juga Sob memperhatikan sumbernya. Sama, mesti didapat dari jalan yang halal juga. Bukan dari hasil mencuri milik orang lain, dari menzolimi orang lain, hasil riba, dllsb yang gak halal.

Serem deh ancaman dari Allah buat yang memakan makanan gak halal alias haram. Gak diterima doanya selama 40 hari, booo’!

“Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tanganNya, sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amal-amalnya selama 40 hari, dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba maka neraka lebih layak baginya.” (HR At-Thabrani) .

2. Jangan lupakan (bang) Thayyib
Hehe… yang ini juga gak kalah penting, Sob. Soalnya Allah sendiri yang mengingatkan kita untuk memakan makanan yang bukan cuma halal tapi juga thayyib alias baik!

“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi.” (QS.al-Baqarah : 168).

Mongomong, makanan yang thayyib yang kayak gimana sih? Yang jelas makanan halal belum tentu thayyib. Makanan thayyib udah pasti halal, Sob!

Misalnya makanan cepat saji macam hamburger, pun udah dapat sertifikat halal, tapi efek negatif dari seringnya memakan makanan tersebut menimbulkan munculnya penyakit degeneratif, maka hamburger masuk dalam kategori gak thayyib. Atau daging kambing yang asalnya memang halal en thayyib, tapi ketika yang memakan adalah penderita darah tinggi, maka ia menjadi gak thayyib. Atau minuman bersoda merk X. Meskipun sudah berlabel halal, ketika keuntungan penjualannya diperuntukkan untuk menyokong penindasan rakyat Palestina, maka ia menjadi tidak thayyib!

3. Gak berlebihan
Kereennn! Bukan cuma suara, cara jalan, berdandan en beribadah yang gak boleh berlebihan, makan pun gak boleh. Super banget ya agama kita, Sob!

Bukan tanpa sebab, tapi karena terbukti sumber dari berbagai penyakit kebanyakan adalah dari makanan. So, yang sedang-sedang aja deh kalo makan, seperti yang Rasulullah contohkan:

“Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

4. Kandungan gizinya jelas
Tau gak Sob… ternyata kebiasaan makan Rasulullah yang sederhana justru yang membuat beliau terjaga dari berbagai penyakit. Memulai pagi dengan madu dicampur air, makan dhuha dengan tujuh butir kurma, makan sore yang mengandung cuka en zaitun, makan malam dengan sayur-sayuran.

Beliau juga gak memakan daging en ikan dalam waktu bersamaan, memberi jeda antara makan malam en waktu tidur, juga meminimalisir memakan daging karena akan berakibat pada persendian en ginjal.

Pesan Umar ra, β€œJangan kau jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan ternak!”

Hmmm… patut dicontoh!

5. Puasa
Puasa selain menjadikan kita hamba yang bertakwa, penelitian modern juga menyebutkan aneka macam manfaat berpuasa. Diantaranya memberikan istirahat fisiologis menyeluruh bagi sistem pencernaan dan sistem syaraf pusat, menormalisasi metabolisme tubuh, menurunkan kadar gula darah, mengikis lemak jahat (kolesterol), detoksifikasi (membuang racun dari tubuh), dan lain sebagainya.

Nah… di hari gizi internasional ini, yuuuuk lebih memperhatikan makanan kitaaa. Bukan cuma buat gegayaan, tapi emang makanan yang baik untuk tubuh kita! ^___^

Β 

*ini sumbernya: http://annida-online.com/artikel-6729-makanan-bukan-sekadar-gegayaan.html (Annida… inspirasi tak bertepiii)

Iklan

8 comments

  1. j4uharry · Januari 25, 2013

    wah ada2 aja ya, sampai2 Gizi aja ada harinya, | mo mencetuskan hari Skripsweet nasional ah

    • hanajrun · Januari 25, 2013

      Kalo kita di kota mungkin menganggap aja aja ada. Tapi klw di daerah terpencil en negara negara Afrika yang banyak penderita gizi buruknya, hari Gizi int’l penting banget booo’! *ceritanya alumni FKM yg baik en berwawasan. Haha, gak ada pantes2nya ya gueee… :p

      • j4uharry · Januari 25, 2013

        Ya sah-sah aja si, tapi nyatanya meski tiap tahun dirayakan toh tetep aja kalau di survei busung lapar dan kekurangan gizi masih juga gak teratasi. Belom ada realisasi yang jelas kayaknya, deh

        #Gaya Politis ahahah

      • hanajrun · Januari 26, 2013

        Bisa jadi klw gak ada HGI bakal lbh banyak lg kasus gizi laparnya. #IMO

  2. Iwan Yuliyanto · Januari 25, 2013

    Enak dibaca tulisannya… lebih renyah dan bergizi πŸ™‚
    Saya sependapat dengan uraiannya.

    Soal kandungan pada makanan cepat saji, saya rekomendasikan nonton film dokumenter “Food, Inc”. Serem ngeliat dalamnya pabrik pengolahan daging ayam dan sapi. Melihat prosesnya seperti itu jadinya “haram” untuk dimakan, apalagi gak (bang) thayyib sama sekali.
    Saya pernah bikin review-nya di sini.

    • hanajrun · Januari 26, 2013

      Masa jatohnya haram Pak makan daging olahan? Bbrp nuget ada label halalnya lho padahal… –‘

      Filmnya ada di youtube kah?

      • Iwan Yuliyanto · Januari 26, 2013

        Silakan mbak EnjE baca dulu ulasan saya yang di halaman 2 jurnal tersebut, nanti akan tahu kenapa saya bilang “haram” πŸ™‚

      • hanajrun · Januari 26, 2013

        iya, Paaaak. Udah baca tadi. ya ampyuuunnn… itu serem amat ya. Apa di Indonesia juga kayak begitu olahannya? –‘

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s