Palestina Adalah Kita

Guys, mungkin banyak dari kita yang lupa atau emang nggak mau ingat, betapa ketika Indonesia baru merdeka dan membutuhkan pengakuan dari luar akan kemerdekaannya, Negara-negara di Timur Tengah lah yang paling dulu menyatakan kemerdekaan kita, tak terkecuali Palestina yang saat itu padahal mereka belum merdeka. Adalah Mufti Palestina, Syeikh Amin Al-Husaini yang habis-habisan mendukung kemerdekaan Indonesia.

Pun ketika presiden pertama kita menggelar Konferensi Asia Afrika tahun 1955 silam, beliau mengundang Palestina tapi tidak dengan Israel. Kata beliau, “Israel adalah penjajah, sedang Indonesia tidak mengakui penjajahan di negeri manapun!”

Seperti mau melanjutkan perjuangan founding father kita dalam membela Palestina, Jum’at kemarin, masyarakat Indonesia dari berbagai elemen masyarakat berbondong-bondong memenuhi bundaran HI untuk mengutuk kebiadan si bangsa kera zionis Israel, yang lagi-lagi berulah: membunuhi penduduk Gaza. Laknatullah ‘alaihim!

Sebetulnya ada beberapa ormas/lembaga yang secara terpisah mengadakn aksi serupa. Diawali dengan masyarakat dan pendukung capres nomor satu beserta partai koalisi, mahasiswa, Front Pembela Islam, kemudian beberapa LSM yang memang sudah lama concern terhadap masalah kemanusiaan. Dan gue… ikut yang pertama, dooonk! 😀
Di aksi yang siang ini, hadir beberapa tokoh nasional macam Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Jazuli Juwaini, Marwah Daud Ibrahim, Nurjanah Hulwani, Akbar Tandjung, Abu Rizal Bakrie, dan nggak ketinggalan Prabowo Subianto sang capres nomor satu. Mereka semua menggelar orasi mengecam kebiadaban zionis Israel yang telah membunuhi penduduk Gaza terutama anak-anak dan wanita yang tak berdosa.

Jujur ya, sesusah-susahnya gue menitikkan air mata, nyatanya di aksi ini air mata gue tumpah juga. Apalagi diselingi dengan pemutaran nasyid-nasyid bertemakan perjuangan rakyat Palestina dari Izzatul Islam dan Shoutul Harokah yang dinyanyikan bersama-sama oleh para pendukung Palestina yang hadir. Mbrebes miliii! T.T

Ada juga penggalangan dana yang dikerahkan oleh relawan KNRP sepanjang orasi berlangsung. Semua yang hadir berlomba untuk memberikan infaq terbaik untuk membantu rakyat Palestina. Dari atas panggung, Prabowo Subianto dan Abu Rizal Bakrie mendeklarasikan menyumbang 1 MILIAR dari hartanya untuk Palestina. Pliss nggak usah bilang riya atau pamer, niat orang nggak ada yang tau kecuali Allah. So, biar Allah yang menilai niat mereka. Tugas kita adalah menandingi infaq mereka. Sudah sebanyak apa kah bantuan yang kita berikan? Jangan bilang cuma baru bisa bantu doa! O_o

Dari semua orasi dari tokoh-tokoh nasional itu, ada satu orasi yang paling berkesan buat gue. Mungkin karena nama kita sama, jadi lebih meresap kata-katanya. Heheee.
Perkataan ini datang dari Ustazah Nurjanah Hulwani yang merupakan anggota dewan dari fraksi PKS. Beliau mengaku sudah 2x ke Gaza yang katanya adalah bumi ukhrowi, bumi perjuangan. Hanya di sana, penderitaan mampu diolah jadi kelezatan.

Kata beliau, ada tiga cara yang bisa kita lakukan untuk membantu rakyat Palestina:
1. Diri kita adalah media. Bantu sebarkan sebanyak dan sesering berita-berita tentang penderitaan rakyat Palestina.
2. Bantu dana dan jangkau semua jaringan yang kita miliki untuk turut serta bantu rakyat Palestina.
3. Berjuang bersihkan diri kita agar jangan sampai doa-doa kita untuk mereka terhalang oleh kemaksiatan dan dosa-dosa kita. *ini bagian paling makjleb!

Well… ini menjadi bukti bagi kita yang hidup 60 tahun setelah kemerdekaan, bahwa sejak dahulu hingga sekarang memang akan terus ada ikatan yang luar biasa antara Indonesia dengan Palestina. Nah, buat yang cuma bisa mengecam melihat kebiadaban zionis Israel terhadap rakyat Palestina, apalagi yang cuma diam seribu bahasa, ya saalam, jangan-jangan kita bukan orang Indonesia?

Iklan

2 comments

  1. Eka Azzahra · Juli 12, 2014

    Rakyat Gaza itu ketegarannya MasyaAllah… luar biasa. Alhamdulillah, banyak masyarakat Indonesia yg ringan tangan membantu meringankan penderitaan mereka,mudah-mudahan bantuan dan do’a-do’a kita sampai.

    • Enje · Juli 13, 2014

      iya, mereka banyak tau Indonesia karena banyak orang kita yg bantu. 🙂

      aamiin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s