Nggak Setengah-setengah

Jadi ceritanya seminggu kemarin gue menemani seseorang bekerja *jadi semacam asistennya lah gitu. Semua berjalan enak-enak aja kecuali satu: tuh orang temperamen abisss! Nggak bisa liat kesalahan orang barang sedikit, langsung meledak-ledak. Tapi giliran dia yang gantian berbuat salah, sok nggak ada apa-apa. Heuw!

Lain gue, lain juga teman gue *sudah lama sih kejadiannya. Dia ngeluh sebel sama seseorang yang menurut dia hampir semua status FB temannya itu serba show off alias tukang pamer. Udahlah gitu, saban dia buka FB, selalu aja status orang itu yang rajin nangkring di beranda FBnya. Di satu sisi gue prihatin *ala pak Beye, di sisi lain gue ketawa-ketiwi dengerin curhatannya yang lucu anet. Katanya, “Apa ya… status-status dia tuh like a bisul. Ngganjel dan minta dikempesin!” Wekawekawekaaa!😄

Betapa bencinya gue kalo ingat sifat temparemen my partner di atas *terVicky. Pula, pas dengerin cerita teman tentang seseorang di atas yang kadang gue terhanyut mengiyakan ceritanya. Bahwa nggak semua status bisa kita share, bahwa orang bisa bedain antara status yang tujuannya sharing sama pamer, bahwa apa yang kita anggap penting belum tentu buat yang baca status FB kita. Sama satu lagi, bahwa update status juga perlu jeda biar orang nggak eneg, lu lagi lu lagi.

Sampai kemudian satu ketika gue dapat hidayah. Kayak ada yang bisikin begini: berteman sama semua orang mesti utuh, nggak boleh setengah-setengah! Kalo dia punya sisi negatif, pastilah ada sisi positifnya. Pun, kalo kita ssuka sama sisi positifnya, mesti siap juga nerima sisi negatifnya.

Errr… iya juga sih. Gue setuju sama bisikan itu. Cuma sebagai manusia biasa, gue juga punya rasa punya hati yang nggak bisa disamakan dengan pisau belati!O_o

Difikir-fikir my partner kerjaannya rapi jali, cerdik plus wawasannya luas juga. Dipikir-pikir pasti ada sisi positif dari temannya teman gue itu. Berhubung doi agak much more di dunia per-FB-an, jadi tertutup lah sisi baiknya di mata teman gue itu *heuw, ini nih minusnya sosmed, makin banyak omong kita makin keliatan nyebelin lah kita! Eh tapi ini mah gue aja kalian nggak. Heee.

Oke… moga Allah nggak cabut hidayah mampu mengambil pelajaran dari tiap kejadian en gue nggak jadi manusia nyebelin yang nggak mau menerima kebenaran. Aamiin. Dan doa yang sama untuk kalian my fans! :p

15 comments

  1. Eka Novita · Agustus 14, 2014

    Wohoooo my fans, cieeee yg banyak fans…
    Iya sih, setuju sama mbak. Kadang status di sosial media bikin kita empet, tp klo ketemu asli-nya orang-nya gak gitu-gitu amat. yah, bahasa tulisan kadang bisa ditangkap dg macam-macam persepsi. Yo wes, yg penting kan husnudzhon selalu ke teman kita😀

    • Enje · Agustus 15, 2014

      :p

      ember. di dunia nyata malah ada yg diem, lah pas di dunia maya banyak omong. awkward banget😄

      maunya gitu sih, husnuzhon. heheee

  2. Iwan Yuliyanto · Agustus 14, 2014

    Iya, mbak, jangan jadi manusia nyebelin, biar my partner-mu happy *terVicky

  3. titintitan · Agustus 15, 2014

    tuh kaan, makanya aku jaraaang bikin status, soale akutau aku nyebelin –‘

    :))

    • Enje · Agustus 15, 2014

      tergantung, Mbak. kalo sesekali kalopun nyebelin orang masih bisa maklum. tapi kalo intensitasnya tinggi, hmmm…O_o *ambil kaca

      • titintitan · Agustus 15, 2014

        😀

        gitu yak? bawiklaa..

      • Enje · Agustus 15, 2014

        tapi ini blm ada penelitiannya sih, cuma kesimpulan ngawur kami aja. heheee

      • titintitan · Agustus 15, 2014

        iyaaah,

        itujuga yg saiah rasakaan. kalo liat dia lagi dia lagi #eh😀

        :))

      • rivenskyatwinda · Agustus 15, 2014

        Iyah liat dianya bosen, coba kalau lihat kamu #eaa, jadi inget siapa gitu kamu-kamu hehe..

  4. rivenskyatwinda · Agustus 15, 2014

    Hehe, postingannya lucu kali kak. Hayooo, sudah ujian jami`i beluum?😉.. tadi ketemu anak idad yang lagi ujian tahriri dan syafahi looh.

    • Enje · Agustus 16, 2014

      syafahi beloman. kemarin gak bisa :p

  5. Hikari Azzahirah · Agustus 17, 2014

    Pesbuk udh lama jadi tempat pengintaian doang… :))

  6. Yudi · Agustus 18, 2014

    Wah… bener banget tuh…. Gak semua hal harus di share di sosial media..😀

    • Enje · Agustus 18, 2014

      🙂

      thx sudah mampir en komen, Pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s