Tentang Kehilangan

Kadang gue suka lebay mengartikan kehilangan, sebagai bentuk hukuman Allah atas kelalaian en kebebalan yang gue perbuat selama ini. Bukan maksud suuzhon, sih, justru sedikit lega karena mendapat ganjaran atas segala dosa, langsung di dunia. Bayangin kalo ganjarannya ditumpuk buat diganjar nanti semua muanya di akhirat. Nggak nggak nggak kuat!

Tapi selama ini, dengan berfikir macam itu cukup manjurlah  membangkitkan perasaan takut en kecil sebagai hamba hingga membawa gue kembali kepada-Nya. Yang biasanya doa bada sholat wajib se-ala kadarnya, jadi sungguh-sungguh. Yang tadinya sujud maunya buru-buru, jadi ditahan. Yang kadang males baca Qur’an, jadi doyan berlama-lama. Dasar, ya, manusia… kembali ke Tuhannya pas ada maunya doank! Huh!

Hehe, nggak papa, sih. Daripada nggak balik sama sekali, yekan?

Setelahnya sih semacam dapat kode dari Allah untuk mengatasi kehilangan itu. Mungkin benar apa yang termaktub dalam kitab suci: ingatlah hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang.

Kayak kehilangan yang terjadi belakangan: wadah campur-campur yang salah banyaknya berisi uang, ktp, atm, kartu bpjs, yang baru difikirin proses ngurusnya aja udah males! Alhamdulillah, padahal gue baru nyadar kehilangan wadah itu Minggu pagi, eh, Allah sudah ngasih petunjuk di mana hilangnya sejak Jum’at malam.

Skenarionya betul-betul indah! Cara Dia mendidik hamba-Nya juga lembuuut selembut mars mellow! Jadi wadah itu ketinggalan di masjid X Jum’at sore. Malamnya ada sms masuk ke nomor modem minta sms balik, yang sempat gue abaikan karena takut terkena modus kejahatan penyedotan pulsa.

Alhamdulillah, setelah menjalani ritual “kembali karena ada maunya” sambil bongkar-bongkar seisi rumah, Dia hamparkan satu-satu memori pra en pasca kehilangan. Salah satunya sms seseorang ke nomor modem. Buru-burulah gue telpon balik nomor itu.

Youkattaaa… betul aja, ternyata si penelpon adalah ibu kantin dekat masjid X yang mau laporin perihal wadah milik gue yang dia temukan!

Aih, Allah Maha Baik, yay?! Btw ini kali ketiga gue mengalami hal serupa: ketinggalan barang di tempat ibadah, eh, ketemu lagi!!! Terima kasih, Allah-kuuu😀

5 comments

  1. titintitan · Desember 8, 2014

    yang masih nyesek itu 4 buku anis matta
    2 salim a fillah
    1 tereliye

    gda –‘

    tapi ya sudah. smoga mengalir pahala darinya untuk sang pemberinya. *soalnya akuh juga ada yg dikasih😀

    • Enje · Desember 8, 2014

      klw aq rada pelit minjemin buku *klw ada yg minjem pasti diingetin terus buat balikin :p

      • titintitan · Desember 8, 2014

        sekarang gituh,

        dg kejamnya bakal bilang; balikin lagi yaaah😀

        soalnya kalo akuuh rajin banget nawarin buku, sapa yg mau pinjem.😀

  2. Eka Novita · Desember 9, 2014

    Alhamdulillah ketemu lagi, baiikk ya Allah dan ibu kantinnya🙂

    • Enje · Desember 9, 2014

      yoih. setuju deh sama kamuuu😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s