Dunia Dalam Sindiran

Ini bukan lagi ngomongin orang-orang, ya. Ini beneran lagi ngomongin diri sendiri… en beberapa orang. Hehe. Terutama kita yang suka berkubang dalam sindir menyindir di dunia per-Facebook-an *catet, ya, bukan kalian melainkan kita. Soalnya gue juga suka melakukan ini. Hihi.

Kadang kita, tuh, suka ngebingungin. Kecewa atau mau nasihatin seseorang, bukannya disampaikan langsung ke orangnya malah buat status sindiran yang nggak tepat sasaran en membuka celah prasangka bagi orang lain: ini orang lagi ngomongin siapa, sih?. Kecuali seseorang itu emang sensitif banget, biasanya sih paham, maksud dari status yang kita buat. Cuma aneh aja gitu, yak, kenapa juga nggak disampaikan langsung, sih?

Kalo nggak sreg sama status seseorang, ya reply lah di kolom komen: “menurut gue nggak gitu, deh” “nggak semua hal bisa kita share di FB, kakaaa” “ngegalau aja lu kerjaannya” dllsb yang disampaikannya tepat sasaran.

Sorry to say, gue lebih sering reply langsung di status seseorang kalo emang nggak sreg. Beberapa pembuat status mungkin berdalih, “status status gue, kenapa lo yang sewot?!”. Beberapa juga mungkin beranggapan, “nih orang ceplas ceplos amat. Nggak sopan!”. Lah daripada gue cuma omongin doank di belakang, mending gue tegor di depan plus kadang diomongin juga di belakang *peace. Tapi kalo lagi waras gue sampein via inbox, kok! *ngebela diri.

Apalagi yang sering ngeluhin betapa sengsaranya dia menjadi seorang suami/istri/ibu/ayah. Gatel gue buat nggak komen. Masalah rumah tangga jangan dibawa ke area publik, plisss!🙂

Nah, yang lebih ngebingungin lagi adalaaah… kita buat status sindiran dengan nada ceramah ala ustadz/ustadzah. Sebijak en sepanjang kali selebar kali setinggi mungkin, huh! Udah gitu masih nggak mau ngaku lagi nyindir orang dengan ditambah embel-embel tagar #NTMS atau #ngingetindirisendiri. Hah, betapa lucunya kamu, eh, kita! :p

Udah ah, ntar ada yang kesindir lagi. Hahaaa. Biarin, ah, daripada nyindir di FB. Makin banyak komen makin sering muncul di beranda seluruh penjuru dunia. Mending nyindir di blog sendiri. Mau banyak yang komen juga bakal tenggelem!

Yuk, ah, yang suka nyindir di FB mending dialihkan jadi nge-blog. Lebih panjang, lebih keren (menurut gue), lebih dikenal sama Oom Google juga. Huwahaha.

4 comments

  1. titintitan · Desember 15, 2014

    ini nyindir gw yg sering bikin NtMS yah?

    *lah?

    • Enje · Desember 16, 2014

      Sama keleus… gue jugak! :p

  2. nazhalitsnaen · Desember 16, 2014

    kalimat terakhir sangat menyepakati buaaaaanget

    • Enje · Desember 16, 2014

      Jadi, sudah dikenal sama om google, blm? Hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s