Empat Kamis

Empat Kamis sudah ditinggal Mamak. Masih aja ada satu pertanyaan yang terus menggelayut yang pengennya gue tanyain ke Tuhan. Dan minta dengan sangat jawabannya.

Gue bingung. Ada kali delapan tahun lebih gue dan Mamak tidur di satu kasur bareng. Pula tiga tahun kami tinggal di satu rumah berdua aja. Pula perginya kami ke rumah sakit di sisa umurnya gue yang pangku dia Pondok Aren-Kreo-Bintaro-Pamulang.

Kenapa, oh, kenapa… endingnya gue malah nggak diizinin dampingin Mamak di penghembusan napas terakhirnya?

Padahal malam sebelumnya kami masih berdua di mobil ambulance ke rumah sakit lain buat cek kondisi otaknya pakai ct scan. Padahal tiap malam di Rumah Sakit, cuma nama gue yang dia panggil. Padahal juga sejak gue tinggal dia buat istirahat sesiangan, cuma gue yang dia cari.

Ini hukuman atau apa, Tuhan?

Iklan

Rezeki itu Soal Rasa

Nyaris sebulan nggak nulis di blog, kangen nulis ih! Kalian juga kah? :p Apa daya, ada satu proyek beberapa bulan ke depan, yang nggak memungkinkan buat main banyak-banyak di blog sendiri. Hiks! Ini juga nyempet-nyempetin ngeblog lagi demi proyek nulis terbaru. Semacam pemanasan meregangkan jari jemari, gitu.

Oke, langsung aja. Ini tentang rejeki, juga tentang rasa. Nggak kreatif emang, judul di atas aja minjem judul salah satu tulisan Ust SAF di bukunya yang terbaru: Lapis-lapis Keberkahan. Pas banget kemarin baca-baca tentang tulisan beliau yang itu, pas banget malemnya mengalami apa yang beliau tulis. Jadilah gue semakin mengamininya.

Rejeki, nikmat, itu… rasa yang terindra dari sifat maslahatnya. ~SAF

Iya betul banget! Jadi kemarin seharian, Allah dengan cara-Nya mengalirkan beribu-ribu nikmatnya ke gue. Masih diberi kesempatan buat hidup walau masih single *curcol!!! ._., dikelilingi sama teman-teman solehah nan baik hati, bisa bermanfaat buat sesama melalui mengajar, dll. Tapi di antara itu semua, rezeki yang paling berkesan rasanya adalah, waktu gue memutuskan untuk makan senja di warung mie Gajah Mungkur di depan gang Ceger, yang pernah gue ceritain panjang lebar tentang pakde penjualnya di sini

Awalnya ngajakin keponakan makan bareng di WS di Bintaro sana. Simbiosis mutualisme gitu, gue yang traktir dia yang modal bensin, hehe. Alhamdulillah dia nolak karena alasan yang kurang masuk akal. Jadilah gue melangkahkan kaki ke pangkalan si pakde di pinggir jalan.

Rasa mie-nya masih sama enaknya. Juga insya Allah masih terjaga kehalalan & kethoyyiban-nya. Lebih-lebih waktu pakde cerita tentang kelahiran cucu laki-lakinya belum lama, istrinya yang lagi pulang kampung menunggui proses melahirkan anak perempuannya, juga kemandirian pakde menyiapkan dagangannya selama ditinggal istri mudik. Seneng aja dengernya. Hehe.

Belom lagi pas si pakde manggil gue pake sebutan “antum”, 20 porsi mie-nya yang sudah habis dalam waktu 3 jam saja, sama minta doa supaya begini begitu sama si pakde. Makin berasa nikmat aja makan semangkok mie ayam plus 2 gelas es teh manis yang kata beliau teh-nya dibeli dari Jawa, makanya rasanya legit banget. Alhamdulillah… 🙂

Bedah Buku IGen, Dateng yuuuk?

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalaamu’alaykum..

[Khusus Akhwat]
[Terbuka untuk Pelajar, Mahasiswa dan Umum]

LDK BADARIS Kramat-Salemba Proudly Present: 🎊
“SEMINAR MUSLIMAH”
Workshop Muslimah Kreatif & Bedah Buku

🌹 Tema:
“Assalaamu’alaykum Muslimah Sukses”

📌 Workshop Muslimah Kreatif
“Daur Ulang Tutup Botol”
Pembicara:
Oleh INDAH APSARI Owner dijahitindah
Penulis buku craft “Kreasi dari tutup botol”

📚 Bedah Buku “Gaul Bener Tanpa Minder”
Pembicara:
Oleh DAINUR JEHAN
Penulis buku I GEN (Islamic Generation)
Alumni UI fak Kesehatan Masyarakat

📋 Ahad, 24 Mei 2015
Pukul: 09.00-13.00
🏢 Aula BSI Salemba 22
Jl. Salemba Tengah no.22 Jakarta Pusat

📝 Yuk, segera daftar. Ketik:
SNM_Nama Lengkap_Asal kampus/sekolah/instansi_no HP

Contact Person:
📲 Sms/WA: 0888 1774 684
📩 BBM: 519C 6D02

HTM: Rp. 35.000
HTM: Rp. 40.000 ( on the spot )

🏧 Mau Transfer?
No Rekening: 6590 407 630
Transfer BCA  a.n Nuraini
lalu konfirmasi, *Simpan bukti pembayaran

#Fasilitas:
🎁 Snack
🎁 Sertifikat
🎁 Doorprize
🎁 Souvenir ( hasil kreatifitas bisa di bawa pulang )

image