Profesi Guru Ngaji

Lebaran hari kedua, kami The Muchlasin’s bertandang ke beberapa sanak saudara di Blok S dulu yang setelah digusur pada hijrah ke kawasan Srengseng. Salah satunya rumah Nyak Aji Iceh.

Nama aslinya Siti Aisyah, nicknamenya Iceh. Jadi beliau ini iparnya kakek kami yang usianya sudah lebih dari seabad.

Poin pertama setelah gue masuk ke rumahnya, oh ternyata si anak Nyak Haji adalah jama’ah HTI. Selain dari gaya pakaiannya yang khas, juga hiasan dinding yang identik dengan lafas Tahlil. *alhamdulillah yah klan keluarga gue nggak cuma penganut yasinan & qunutan, melainkan juga penganut pro khilafah. Yeah!

Poin kedua, poin paling penting. Di usianya yang sudah senja itu ternyata pendengaran Nyak Aji masihlah berfungsi 95%. Bukan cuma itu, memorinya pun masih berfungsi kurleb 80%! Ini terbukti ketika ditanya tentang Kong Anu, Cang Ini, Cing Ono, Nyak Itu… doi masih ingat booo’!

Usut punya usut, satu hal yang membuat Nyak Aji masih sehat kecuali nggak bisa jalan karena menderita osteoporosis, yakni profesinya dulu sebagai guru ngaji. Sudahlah jago ngaji, ngajar pula.

Ini mengingatkan gue kepada sosok guru ngaji gue jaman Madrasah Ibtidaiyah, namanya Pak Dul. Seinget gue, sampai kelas 4 MI kami mengulang-ulang surat-surat di juz 30 dengan metode tasmi’ & talaqi yang dibimbing oleh beliau. Sama kayak Nyak Aji, sampai kami kelas 4, beliau mengajar kami dengan kondisi tubuh yang sudah renta, tapi pendengaran & selera humornya masih bagus banget!

Gue jadi berkesimpulan, mungkin profesi guru ngaji yang notabene gajinya nggak seberapa justru baik bagi kesehatan wabil khusus bagi masa tua. Yaaa ditambah dengan pola makan & gaya hidup yang sehat ala-ala jaman kakek nenek kita tentunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s