Addunya… mataa’

Ini ungkapan seorang teman kalau di antara kami ada yang rajin puasa daud, dan yang lain mencoba menggoda dengan godaan rupa-rupa.

“Hey… addunya mataa’ wa mataa’un QOLIIL! Dunia itu perhiasan, perhiasan dunia itu keciiil! Jangan tergoda!” Sambil memberi isyarat–mengacungkan ujung jari kelingking yang digencet dengan ujung jempol.

Ahiya banget. Kita sering banget nggak sih silau dengan kenikmatan-kenikmatan duniawi yang Allah kasih ke orang lain? Silau sama kehidupan mahmud yang rajin upload segala cerita tentang keluarga kecilnya, silau sama kehidupan teman yang kuliah di luar sambil jalan-jalan jelajah bumi lain, silau sama kehidupan teman yang sudah menelurkan buku, silau sama kehidupan teman yang jadi pembicara sana-sini, dllsb yang bikin silau hati.

Kita sering lupa, itu semua cuma perhiasan dunia yang sifatnya sementara, keciiil banget di mata Allah.

Udah gitu aja. Intinya, never ending syukur!😀

2 comments

  1. titintitan · Februari 9

    Aku: si iri ituh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s