DDU

Seatap dengan mereka yang lebih muda, banyak ujiannya! Kemarin-kemarin, gue pikir kadang begitu. Tapi setelah baca buku Dalam Dekapan Ukhuwah punya ustadz Salim A Fillah, kayaknya gue yang banyak salahnya.

karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh
saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai
aku tahu, yang rombeng bukan ukhuwah kita
hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau mengerdil
mungkin dua-duanya, mungkin kau saja
tentu lebih sering, imankulah yang compang-camping

Baru kali ini, baca buku dari prolog sampai epilog rasa-rasanya ditujukan semua ke telinga gue. Wkwkw, bapeeerrr! Tapi ini serius, karena si penulis mengulik abis bagaimana realita dan seharusnya kita berhubungan dengan sesama.

Makin dibaca kok ya makin sadar, betapa hubungan gue dengan sesama jauuuh dari yang sebagaimana mestinya.

Iya, ini buku jadul. Mungkin (lagi-lagi) karena faktor umur, gue semakin banting setir dari bacaan yang bergenre komedi dan roman, jadi yang lebih nyastra dan sarat hikmah. Saat teman-teman sudah heboh enam tahun lalu menggosipkan betapa bagusnya buku ini, gue baru merasakan gegap gempita bagusnya buku ini SEKARANG!😄

Tiba-tiba juga gue jadi tertarik sama yang namanya PUISI. Ini keajaiban dunia nomor 8! Hehe.

Tali Kokoh
membersamai orang-orang shalih
memang perintah Allah
memang keniscayaan bagi ikrar taqwa

tetapi meletakkan harapan
atau menggantungkan kebaikan diri padanya
pada sosok itu
adalah kesalahan
dan kekecewaan

seorang sahabat berkata padaku
“aku ingin menikah
dengannya… hanya dengannya…”
aku bertanya mengapa
“agar ia menjadi imamku…
agar ia membimbingku…
agar ia mengajariku arti ikhlas dan cinta
agar ia membangunkanku shalat malam
agar ia membersamaiku
dalam santap buka yang sederhana”

“ahh… itulah masalahnya,” kataku
dan dia kini tahu
bahwa khawatirku benar
bahwa sosok lelaki penyabar yang dia kenal
juga bisa marah, bahkan sering
bahwa sosok lelaki shalih yang dia damba
kadang sulit dibangunkan untuk
shalat subuh berjama’ah
bahwa lelaki yang menghafal juz-juz Al-Qur’an itu
tak pernah menyempatkan diri
mengajarinya a-ba-ta-tsa

“ahh… itu masalahnya”

semakin mengenali manusia
yang makin akrab bagi kita
pastilah aib-aibnya,
sedang mengenali Allah
pasti membuat kita
mengakrabi kesempurnaanNya

MAKA GANTUNGKANAH HARAPAN
DAN SEGALA NIAT UNTUK MENJADI BAIK
HANYA PADA-NYA
HANYA PADA-NYA…

jadilah ia kokoh yang mengantar pada bahagia
dan surga

***

Ah… SUKAAA!!!🙂

11 comments

  1. titintitan · Mei 23

    akuh tinggal sama yg lebih muda teruuus *nasiiiib :))

    • Enje · Mei 23

      Enaknya jd awet muda terus yaaa …

      • titintitan · Mei 23

        duluu itu duluu
        *skrg ngerasa udh tua banget –‘

      • Enje · Mei 23

        Yg pwnting jiwa terus muda. Wwkwkkk

      • titintitan · Mei 23

        ahaha.. baiklah.
        harus itumah😀

      • Enje · Mei 23

        Yomaaan🙂

  2. Riant Raafi · Mei 23

    Eh mbak enje, form yang di Facebook dapet gak tentang RohiSix? Follow up-nya gimana itu?

    • Enje · Mei 23

      Ya dpt . Ga tau. Itu proyekannya alumni baru🙂

      • Riant Raafi · Mei 23

        Hoo.. *sok nanya2 lalu melipir

      • Enje · Mei 23

        Alhamdulillah msh nanya hege

  3. Enje · Mei 23

    *kasih cadar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s