Nggak Enakan

Nggak enakan menurut gue sudah menjadi penyakit yang menimpa kebanyakan kita (termasuk gue). Mungkin maksudnya baik ya, demi menjaga keharmonisan hubungan dengan sesama.

Tapi kadang “nggak enakan” ini juga mesti tau tempatnya. Jangan sampai hubungan jadi harmonis, tapi malah jadi penyakit bagi kita atau orang yang bersangkutan.

Misal, ada kesalahan orang sudah berulang-ulang dia lakukan, tapi kita nggak enakan untuk menegur karena alasan pelaku lebih tua, tukang ngambek, atau yang lainnya. Selain kita jatuhnya jadi membiarkan kesalahan orang lain, kita juga jadi makan hati terus. Ujung-ujungnya stroke loh. Kalau emang nggak enak negur langsung, bisa melalui perntara.

Atau juga, ada satu hal yang mengharuskan kita mau nggak mau pergi ke kepolisian/kelurahan/kecamatan dsb dan berhadapan dengan petugas yang mata duitan dengan alasan untuk kas blablabla. Sekali dia minta, oke lah kasih sebagai tanda terima kasih. Tapi ya jangan terus-terusan apalagi dengan nominal yang ditentukan. Ini nggak mendidik!

Sudah beberapa kali gue harus berhadapan dengan mereka. Sekali lagi, jangan mau dikadalin! Nggak ngasih mereka bukan berarti kita pelit. Ya emang nggak bakal jatuh miskin juga kalau ngasih mereka, tapi mereka juga sudah digaji untuk ngerjain pekerjaan itu kan?

Mulai sekarang, ayo belajar untuk “dibawa enakin aha” untuk kebaikan bersama juga negara! Apa mesti masuk kurikulum sekolah ya? Ekwkkk!

Iklan

6 comments

  1. Sekar · Mei 25, 2016

    susah mbak, apalagi kalau ngurus ktm/ktp/atm hilang. harus pake duit. kalo nggak pake, nggak bakal diurus itu surat kehilangan. 😦

    • Enje · Mei 25, 2016

      Klw aq mah aq tanya: bayar gak Pak? Kadang ada yg gak enakan jg polisinya. Dia blg terserah, yaudah gak aq kasih. Pelit emang. Wwkwkkk

      • Sekar · Mei 25, 2016

        eh, iya juga ya, harusnya dari awal ditanya gitu. di deket rumahku polisinya resek abis. Ga ada perasaan ga enakan. Bayar ya bayar aja. hih

      • Enje · Mei 25, 2016

        Kmrn aq jg ke kelurahan kedua kalinya dlm waktu berdekatan. Aq tanya aja: bayar lagi nih? Wkwkwkkk, kali bapaknya ngedumel dlm hati. Pelit lu! Hehe, domat alias bodo amat

  2. Sekar · Mei 25, 2016

    mau negur pihak polisi, bukan nggak enak sih, tapi gitu lagi gitu lagi. yang ada urusan kita makin berbelit-belit nantinya. betapa cacatnyaaaa

    • Enje · Mei 25, 2016

      Emberrr…. (((cacat)))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s