Novel Sembilu Menurut Gue yg Sudah Jadi Ibu

Pasca menikah 3tahun silam, Sembilu menjadi novel ke-3 yg gue baca (payah banget kemampuan membaca lo, Nje!). Dan menjadi novel dengan tema romansa pertama yg dibaca setelah menjadi seorang istri dan ibu. Wow, sensasinya beda, ya? πŸ˜†

Kashmir & Kanyakumari. IMO setema dengan kisah Ajuj & Kinanthi yg gue baca 10 tahun lalu. Dua karya Abah Tasaro ini tema yg diusung sama2 ttg kesetiaan dan rela melepaskan seseorang yg kita cintai. Bedanya, yg pertama sudut pandangnya perempuan, yg kedua justru sebaliknya.

Umur gue 22 waktu baca kisah Ajuj & Kinanthi. Masih jomblo. Mendamba seseorang juga kala itu (ups!). Jadi deh, baca novel itu berasa klik di hati. Siang malam gelisah sendiri. Gue banget ini!

Beda, pas baca kisah Kashmir & Kanya. Umur gue sudah bertambah 10. Status sudah punya suami & anak. Ditambah lagi si Aku-nya laki2. Jujur gue akui, emang bagus banget kisahnya. Cuman jadi berasa nonton film aja. Gak bisa memposisikan diri gue pada diri tokohnya, kecuali kesamaan gue dengan Kanya: sama2 pengguna kereta dan sudah menjadi ‘pejuang hidup’ sejak belia. Sayang aja, di antara sekian muka laki2 yg gue temui di kereta, gak ada satupun yg nyantol. Walhasil… terlalu lama sendiri! #Tulus πŸ˜†

Spoiler sedikit nih. Novel teranyar Abah ini bercerita ttg kisah cinta Kashmir, seorang pemuda berwajah Tionghoa bernama India dan berbahasa ibu Sunda, kepada seorang gadis Cisalangka yg terpaksa putus sekolah dan berjualan sayur di kota. Kisah mereka berawal dari pertemuan di kereta.

Tiga tahun bersama menghabiskan waktu pagi dan petang di kereta, justru cinta terhalang setelah masa lalu kehidupan kedua orang tua mereka terungkap. Bapak Kashmir adalah seorang Tionghoa keturunan Malang yg dituduh sebagai bagian dari PKI, yg menikahi pacar bapaknya Kanya.

Saat hari lamaran, sebelum keberangkatan Kashmir ke Swedia untuk kuliah dengan jalur beasiswa, keadaannya malah berbalik. Kisah cinta mereka betul2 gak bisa dilanjutkan tersebab terhalang restu orangtua Kanya. Bisa ditebak kan, gimana sikap bapaknya Kanya kepada Kashmir karena dendam masa lalu orangtua?

Long story short, Kashmir melanjutkan hari2 berikutnya di Swedia sebagai mahasiswa jurusan musik di Universitas ternama di Stockholm, dengan terus mengingat-ingat Kanya. Kayak lagunya Ratu: aku mau makan, kuingat kamu. Aku mau tidur, kuingat kamu. Oh cinta… mengapa semua serba kamu~~~ 😁

Bagian ini gue sukaaa banget. Research Abah terhadap suatu tempat beserta printilannya emang juara! Dalam waktu dua jam gue seolah lagi diajak keliling Stockholm, dan ikut ngerasain liburan ke Kiruna naik kereta anjing dan menyaksikan aurora di sana. Keren!

Dah segitu aja spoilernya ya. Heheh.

Ciri khas Abah yg membuat gue rela ngoleksi buku2nya sampai sekarang terus gue simpan yg rapi buat bahan bacaan anak cucu kelak: selain jalan ceritanya gak pernah bisa ditebak, diksinya indaaah dan gak lebay. Seperti yg ini:

“Kau tahu, Kanya, seseorang layak kau sebut cinta, jika menyebut namanya merapuhkan hatimu, tetapi pada saat yang sama ia mengeluarkan hal-hal terbaik dari dirimu. Demikianlah namamu bagiku…”

Sekian review ala2 novel Sembilu karya Abah Tasaro GK, yg ditulis ibu satu bayi, yg baca novelnya cuman bisa saat perjalanan pulang dari ngajar dan waktu bayi udah masuk fase deep sleep selama lima hari. Ngos-ngosan tapi bahagia. Bener2 me time yg sempurnah! 😊

Jadi gak sabar ih nunggu kelanjutan buku ini yg judulnya Shirath. Qila wa qola-nya sih dalam waktu dua-tiga bulan ke depan bakal terbit. Yeah!

2 comments

  1. Zaleha Hasyim · Februari 26

    Spoilernya tambahin dikit dong… ada kisah ajuj dan kinathi nggak nyempil dikit di novel ini? Sad or happy ending?

    • Enje · Februari 26

      Gak ada sambungannya Mba. Ga tau klw nanti di sekuelnya. 😁

      Msh gantung bgt ceritanya. Biar kitorang beli buku lanjutannya 😝

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s